Bola / Bola Dunia
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:39 WIB
Kedatangan Maarten Paes di Ajax Amsterdam bikin juniornya justru termotivasi. (ig Ajax Amsterdam)
Baca 10 detik
  • Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia, bergabung dengan Ajax Amsterdam dari FC Dallas dengan kontrak 3,5 musim.
  • Kedatangan Paes memotivasi kiper muda Joeri Heerkens yang melihatnya sebagai panutan pengembangan diri.
  • Heerkens fokus meningkatkan performa di Jong Ajax untuk membuktikan kelayakan tampil di tim utama Ajax.

Suara.com - Kedatangan kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes ke Ajax Amsterdam tidak hanya memperkuat skuad utama, tetapi juga membawa dampak positif bagi para talenta muda di klub.

Salah satu yang paling antusias adalah penjaga gawang masa depan Ajax, Joeri Heerkens yang melihat kehadiran Paes sebagai sumber motivasi baru.

Maarten Paes yang direkrut dari FC Dallas dengan kontrak 3,5 musim, datang dengan reputasi mentereng.

Pengalamannya di Eredivisie, MLS, hingga menjadi andalan Timnas Indonesia dengan 10 caps, membuatnya diproyeksikan untuk langsung mengisi pos penjaga gawang utama.

Secara teori, kehadiran Paes bisa dianggap sebagai tembok penghalang lain bagi Joeri Heerkens untuk menembus tim utama.

Kiper berusia 19 tahun ini sebelumnya sudah berada di belakang Vitezslav Jaros dan Remko Pasveer. Namun, Heerkens justru menunjukkan mentalitas yang berbeda.

Ia tidak melihat Paes sebagai saingan yang mengancam, melainkan sebagai seorang senior panutan yang bisa mempercepat perkembangannya.

"Ceritanya tetap sama bagi saya, terlepas dari apakah itu Remko Pasveer atau Maarten Paes. Saya harus tampil bagus bersama Jong Ajax dan menunjukkan bahwa saya mampu bermain untuk tim utama. Fokus saya adalah berlatih dengan baik dan mengembangkan diri," ucap Joeri Heerkens dikutip dari Voetbal Primeur.

Pemain yang didatangkan dari Sparta Praha ini memahami betul kultur persaingan ketat di klub sebesar Ajax.

Baca Juga: Dari Fans Cilik Jadi Kiper Ajax, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecilnya

Baginya, setiap pemain harus membuktikan diri untuk menjadi yang terbaik, dan ia siap memanfaatkan waktu yang ia miliki untuk terus belajar, termasuk dari Paes.

"Awalnya butuh waktu untuk membiasakan diri, tetapi saya melihat semuanya semakin membaik," ujar Heerkens.

"Vitezslav Jaros adalah pemain nomor satu di tim utama. Di Ajax, selalu ada persaingan. Anda harus membuktikan bahwa Anda yang terbaik. Itu membutuhkan waktu."

"Saya masih sangat muda, jadi saya punya waktu itu. Saya terutama ingin memainkan banyak pertandingan bagus bersama Jong Ajax, dan kemudian sisanya akan mengikuti," tandasnya.

Load More