/
Jum'at, 02 Desember 2022 | 07:25 WIB
Ilustrasi Richard Eliezer. Orang tua Richard Eliezer (ANTARA FOTO/Fauzan/aww)

Orang tua Richard Eliezer Pudihang Lumiu Sunandag Junus Lumiu dan Rynecke Alma Pudihang buka suara terkait kasus yang membelit anaknya. 

Dalam tayangan Rosi di Kompas TV, orang tua Richard Eliezer menceritakan detik-detik sang anak mau berkata jujur mengenai apa yang sebenarnya terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo.

Awalnya Richard Eliezer masih berkeras pada skenario yang dirancang Ferdy Sambo adanya tembak menembak di Duren Tiga. Padahal Richard Eliezer sudah bertemu orang tua dan pendeta.

Richard Eliezer akhirnya mau berkata jujur tatkala status hukumnya sudah berubah dari saksi menjadi tersangka. 

Junus, ayah Eliezer, mengatakan, anaknya menelepon mamanya pada malam hari sebelum mereka pulang ke Manado. Richard Eliezer meminta bertemu di Bareskrim Polri malam itu juga.

Alma, ibu Richard Eliezer menuturkan, sudah berencana pulang ke Manado pada 7 Agustus 2022. Mereka lalu dipanggil Muji, anggota Brimob yang meminta untuk menunda kepulangan.

"Tiba-tiba HP saya bunyi, saya angkat tahu-tahu dia (Richard Eliezer) nangis ga taunya Icad yang nelepon. Dia nangis," kata Alma dikutip dari YouTube Kompas TV.

"Dia bilang mama saya sudah merasa sangat tersiksa waktu itu sudah 3 hari ditahan, dia bilang mama saya sudah sangat tersiksa hanya makan nasi sama sayur dan mereka yang lain melakukan yang terlibat enak-enak di luar, saya akan bicara jujur," cerita Alma.

Alma lalu meminta Richard Eliezer untuk bicara jujur dan tak ada lagi yang disembunyikan karena itu bukan perbuatan Richard Eliezer seorang.

Baca Juga: Link Live Streaming Kosta Rika vs Jerman dan Susunan Pemain, Penentuan Nasib Die Mannschaft

"Mama saya sudah mau jujur malam ini mama. Jadi dia minta saya sama bapaknya harus ke Mabes ketemu dia," kata Alma.

Alma lalu masuk ke ruangan Muji dan memberitahu harus berangkat ke Bareskrim Polri untuk menemui Richard. Muji lalu melaporkan hal ini ke Komandan Korps Brimob Komjen Anang Revandoko.

Pergilah orang tua Richard Eliezer ke Bareskrim Polri bersama Dankor Brimob dikawal sejumlah pasukan Brimob.

"Sampai di sana, kita ketemu, saya lihat dia sudah pakai kemeja oranye, hancur hati saya mba. Saya bilang anak saya pakai seragam polisi terus malam ini saya lihat dia pakai kemeja oranye tahanan. Hancur mba hati saya. Dia masuk polisi karena perjuangannya sendiri. Dia berjuang melewati semua tahap dia masuk Brimob terus sekarang saya lihat di depan mata," tutur Alma sembari menangis. 

Melihat Richard Eliezer memakai baju tahanan, Alma segera memeluknya. Alma, Junus dan Richard Eliezer berpelukan sambil menangis.

"Saya bilang adek harus jujur mengakulah ga usah kamu tutup-tutupi ga ada gunanya juga kan sekarang dia menderita tersiksa. Jadi dia bilang saya mau jujur ma apapun yang terjadi apapun hukumannya saya harus jujur saya akan buka semuanya. Akhirnya dia jujur dia buka semua," ujar Alma.

Load More