Suara Sumatera - Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diguncang gempa dahsyat pada 21 November 2022 lalu. Bencana tersebut merobohkan dan merusak ribuan unit rumah penduduk hingga rumah-rumah warga.
Perihnya lagi, lebih dari 300 orang nyawa melayang usai diterjang gempa bumi tersebut. Sayangnya, bencana tersebut dinilai azab oleh netizen. Bahkan, pemicu kejadian itu adalah wisata seks.
Hal itu dibahas Deddy Corbuzier bersama Habib Jafar di kanal YouTubenya, Kamis (1/12/2022). Deddy menyebut banyak orang-orang menganggap peristiwa karena azab.
"Banyak netizen, nih netizen kadang-kadang ngehe juga, kurang ajar. Cianjur begitu karena azab. Ada yang bilang wisata seks lah, kawin kontrak, LGBT, ini azab," kata Deddy Corbuzier.
Lalu, dia bertanya kepada Habib Jafar, apakah ada azab yang seperti itu. "Tidak boleh kan ngomong begitu? Dalam keadaan darurat, bencana," tutur Deddy Corbuzier.
Habib Jafar mengiyakan ucapan Deddy Corbuzier. Dia membuka pembicaraan itu dengan memberikan contoh sebelum masuk dalam pembahasan azab Cianjur.
"Jangan berdakwah tentang Tuhan kepada orang kelaparan. Mereka itu harusnya didakwah dengan tindakan, kasih makan dulu," kata Habib Jafar.
"Setelah dia kenyang baru (ngomong) 'bro, Tuhan itu ada lho'," imbuh pria bernama lengkap Habib Husein Jafar Al Hadar.
Dari penjelasan ini, Deddy Corbuzier menarik kesimpulan. Terlepas dari apapun penyebabnya, hal utama yang dilakukan adalah memberikan pertolongan.
"Menyelamatkan orang-orang dulu, setelah itu baru bicara kenapa terjadi bencana," ujar bapak satu anak ini.
Habib Jafar kembali membenarkan ucapan Deddy Corbuzier. Boleh membahasnya, tapi setelah para korban mendapat bantuan lebih dulu.
"Saat ini, kita itu tidak butuh bacot netizen, tapi mendoakan paling tidak. Mungkin juga hadir baik pikiran, tenaga, duitnya," kata Habib Jafar.
Berita Terkait
-
Gempa Cianjur Dianggap Azab Gegara Tudingan Wisata Seks, Habib Jafar: Gak Butuh Bacot Netizen
-
Piala Dunia 2022 Resmi Digelar, Habib Husein Jafar Singgung Pelaku Judi Bola, Pendukung Argentina Protes: Telat Bib!
-
Masih Adakah Surga di Telapak Kaki Ibu Jika Kerjanya PSK? Simak Penjelasan Habib Husein Ja'far Al Hadar
-
Bingung Saat Anak Tanya Tentang Keberadaan Tuhan? Habib Husein Ja'far Beri Tips Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan