Suara Sumatera - Bakal calon presiden atau bacapres dari partai Nasdem, Anies Baswedan dinilai lebih leluasa mengunjungi pendukungannya lebih cepat dan lebih banyak.
Hal ini juga yang diungkapkan peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumaro melansir wartaekonomi jika Anies memang lebih diuntungkan ketika sudah mendeklarasikan diri ingin menjadi Presiden.
Keinginan yang kemudian didukung oleh partai politik pun dinilai paling leluasa melakukan safari politik keliling Indonesia. Selain itu, Anies juga mendapatkan keuntungan ini karena ia lebih dahulu mendeklarasikan oleh Nasdem.
Hal ini jauh berbeda dibandingkan dengan bakal calon presiden lainnya karena masih terikat jabatan publik, atau masih berada di barisan politik Pemerintah.
"Jadi saat ini Anies berada posisi paling menguntungkan karena leluasa berkeliling daerah kapan pun untuk melakukan sosialisasi turun langsung," kata Bawono, Jumat (9/12/2022).
Menurut Bawono, safari politik mengunjungi berbagai daerah memang penting dilakukan oleh Anies agar popularitas kian terdongkrak.
Dengan meningkatnya popularitas Anies tentu juga akan memperluas kemungkinan disukai pemilih.
Bawono merujuk temuan pada survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan tingkat popularitas Anies mendekati 90 persen.
"Apabila telah disukai otomatis akan dipilih sehingga tentu saja berujung pada peningkatan elektabilitas," ujarnya.
Baca Juga: Sopir Mendadak Tidur saat Nyetir, Truk Tronton Ringsek Seruduk Separator di Tol Tangerang
Anies Baswedan pun kemudian diketahui telah melakukan safari politik di sejumlah daerah. Setidkanya ia memulai dari daerah yang merupakan kantong suara di wilayah Indonesia sebelah barat, yakni Aceh, Sumatera Barat dan Riau pada pekan lalu.
Pada pekan ini, Anies Baswedan pun kemudian melanjutkan safarinya dengan memilih di Papua dan Pulau Sulawesi, yakni kota Makassar.
Kekinian, Anies Baswedan pun dilaporkan ke Bawaslu atas safari yang dinilai sudah mencuri start kampaye. Namun NasDem pun mengomentari jika Anies Baswedan bukan berkampaye melainkan menemui dan bersilaturahmi.
Berita Terkait
-
Nama Anies Dihapus di Lapangan Ingub yang Pernah Diresmikan, Relawan: Segitu Takutnya Sama Mas Anies?
-
Ikut Deklarasi Anies Baswedan, Sejumlah Kader PAN Riau Kena 'Jewer'
-
Komunikasi Politik Anies Baswedan Dinilai Kurang Baik, Ini Alasannya
-
Anies Baswedan Ditargerkan Dapat 70 Persen Suara di NTB
-
Anies Disebut Bakal Curi Panggung di Pernikahan Kaesang-Erina, Panitia Dibikin Pusing Soal Mitigasi?
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
GAC Indonesia Jamin Pengiriman Mobil Listrik Selama GIIAS 2026 Dua Hari Sampai
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Teh, Cocok untuk relaksasi!
-
Pengalaman Multitasking dan Face Unlock Oppo Kini Lebih Cerdas, Berkat Update ColorOS 16!
-
Waspada Isu Keamanan Agustus, Imam Besar FBR Ajak Warga Betawi Jaga Kampung dan Tolak Hoaks
-
Budaya Menghakimi Era Digital: di Balik Layar, Dia Tetaplah Seorang Manusia
-
Pendapatan Harita Nickel (NCKL) Naik 21,2 Persen di Semester I 2026
-
Doa Kebangsaan di Monas Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal, Lokasi Parkir, dan Rute Lalu Lintasnya
-
Trisno Pas Band Meninggal Dunia Usai Bertahan Melawan Komplikasi Penyakit
-
Pagar Tinggi Mal Picu Spekulasi, Polisi: Jangan Buat Gaduh, Jakarta Masih Aman!
-
Cermin Politik Hari Ini: Ketika Fanatisme Memaklumi Etika yang Terabaikan