Suara Sumatera - Menjelang tahun politik 2024, elektabilitas sejumlah tokoh nasional makin menjadi perhatian publik. Beberapa nama tokoh makin muncul mengenalkan diri sebagai calon presiden (Capres) 2024.
Beberapa nama yang makin sering diunggulkan yakni Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan sejumlah nama-nama tokoh nasional lainnya. Berdasarkan hasil survei terbaru, Charta Politika Indonesia mengungkapkan hanya duet calon presiden dan wakil presiden (wapres) pada Pilpres 2024 yang satu ini akan memenangkan dalam satu putaran.
Adapun calon presiden dan wakil presiden yang dimaksud ialah elektabilitas duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto yang mencapai 45,3 persen. Dengan demikian, dengan satu putaran maka pasangan ini akan mampu menenangkan Pilpres 2024 satu putaran.
Dengan demikian, duet ini pun berarti bisa memenangkan sosok Anies Baswedan meski dipasangakan dengan wakil lainnya.
Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, Yunarto Wijaya mengungkapkan duet kedua tokoh itu berpotensi membuat pilpres 2024 berlangsung satu putaran.
"Ada kecenderungan apabila Ganjar Pranowo bersanding dengan Prabowo Subianto, mereka berpotensi menang satu putaran," ujar Yunarto melansir wartaekonomi.com-jaringan Suara.com.
Meski demikian, Yunarto berkata pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah duet antara Ganjar yang merupakan kader PDIP dengan Prabowo yang saat ini merupakan Ketum Gerindra.
"Saya pikir mungkin butuh analisis lebih mendalam secara politik terkait dengan berbagai kepentingan partai masing-masing capres dan tentu saja ego terkait dengan pemilih partai," ujarnya.
Dalam survei ini diketahui bahwa Ganjar Pranowo berada di posisi teratas dalam simulai tiga nama calon dengan elektabilitas mencapai 37 persen. baru diikuti Anies Baswedan (29,2 persen) dan Prabowo Subianto (26,1 persen).
Baca Juga: Nakal di Usia Muda, Denny Sumargo Habiskan Uang 35 Miliar Untuk Lakukan Ini: Kecanduan
Survei Charta Politika Indonesia diselenggarakan pada 8-16 Desember 2022 dengan jumlah sampel sebanyak 1.220 orang minimal berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.
Metode survei menggunakan multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,82 persen.
Anies Baswedan pun kekinian sudah melakukan perjalanan kunjungan safari ke sejumlah daerah. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini pun sudah mendatangi wilayah paling barat Indonesia, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Riau. Setelahnya Anies pun ke sudah mengunjungi Papua dan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Berita Terkait
-
Anies Sentil Pemerintah yang Anti Kritik, Ferdinand: Anies Sedang Melumuri Mukanya dengan Sampah
-
Ganjar Pranowo Unggul dari Anies dan Prabowo di Survei Capres Charta Politika
-
Basis Pemilih Ganjar Pranowo Lemah di NU, Pengamat Sarankan Pinang Sosok Erick
-
Survei Charta Politika: Pasangan Ganjar-Prabowo Berpotensi Menang 1 Putaran di Pilpres 2024
-
Sudah Tikung Prabowo, Elektabilitas Anies Ternyata bisa Nyungsep jika Ganjar Resmi Nyapres
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting