Suara Sumatera- Viral video aksi dua pria mencuri anjing dengan cara diracun di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam video terlihat pelaku beraksi mengendarai sepeda motor berhenti di depan rumah korban.
Meski rumah korban memiliki pagar besi tinggi tidak menyurutkan niat pelaku melancarkan pencurian. Salah satu pelaku lalu melemparkan sesuatu benda yang diduga sudah diberi racun dari balik pagar ke arah anjing.
Selanjutnya anjing itu menjadi sempoyongan. Pelaku kemudian memanjat pagar dan menarik paksa anjing itu keluar. Parahnya lagi usai berhasil melakukan pencurian, pelaku dengan sadis menyeret anjing itu naik sepeda motor sembari meninggalkan lokasi.
Pemilik anjing sempat keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. Tapi, pelaku sudah kabur meninggalkan lokasi bersama dengan anjing peliharaannya.
Sontak saja begitu video ini beredar langsung mengundang keprihatinan dari berbagai dari pihak termasuk dari animal lovers.
Ketua Animal Defender, Doni Herdaru menegaskan kasus pencurian anjing dengan cara diracun dan diseret yang terjadi di Medan, harus diusut tuntas.
"Penjahat-penjahat ini harus masuk bui. Kerabat pemilik telah kontak kami. Sedang menanti kepastian pemilik untuk bersama-sama melaporkan hal ini ke kepolisian," tulisnya lewat postingan di akun instagramnya.
"Animal Defenders siap mendampingi pemilik untuk mengurus kejadian ini. Semoga ko @suwanto lie tabah dan tegar dan siap mencari keadilan buat anjingnya," sambungnya.
Doni juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak lagi mengkonsumsi anjing sebagai makanan.
Baca Juga: Rasanya Manis Tapi Kurang Laris, Intip 6 Manfaat Srikaya untuk Kesehatan!
"Buat yang masih bangga makan daging anjing, lihat bagaimana sindikat penjual dan penyedia daging anjing ini mendapatkan supply. Sudahlah curian, plus racun pula. Semoga kalian cepat sadar, Racun-racun pun mengalir di tubuh kalian," tegasnya.
Dalam postingan lainnya, Doni menyampaikan kalau pemilik anjing telah resmi membuat laporan ke Polsek Percut Sei Tuan. Laporan ini tertuang dalam nomor STTLP/2371/XII/2022/SPKT Percut Sei Tuan.
"Salut untuk bapak @suwanto_lie yang tegar dan memutuskan mencari keadilan untuk Mopi," katanya.
Berita Terkait
-
Dikenal Sultan, Kim Kardashian Biarkan Anjing-anjingnya Hidup di Garasi?
-
Sterilisasi dan Pengamanan Gereja Katedral Jakarta Jelang Misa Malam Natal
-
Anjing Pelacak K-9 Sisir Gereja Katedral Jakarta Jelang Misa Natal
-
Tukang Becak 'Ketagihan' Rogoh Pakaian Jamaah Masjid Surabaya, Ini Tampangnya..
-
Profil Lady Gaga, Musisi yang 2 Anjing Bulldog Miliknya Dicuri
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Petaka Subuh di By Pass Mojokerto: Pramugari Transjatim Tewas, Truk Misterius Kabur
-
Bansos Beras 30 Kg Mulai Disalurkan Agustus, Cek Jadwal Pencairannya
-
Letupan Tengah Malam di Bumi Waras: Gudang Frozen Food Rp3 Miliar Ludes Dilalap Api
-
Terungkap di Sidang! Kuota Haji Tambahan Diatur 'Satu Pintu' Lewat Fuad Hasan Masyhur
-
Nathalie Holscher Pasang Badan Tunjukkan Bukti Mewah Usai Suami Dituduh Numpang Hidup
-
IHSG Hari Ini Di Ujung Tanduk, Mampukah Tembus Resistance 6.300?
-
Niat Investasi di Lumajang, 2 Pria Ini Malah Kehilangan Koper 1 Miliar
-
5 Penyebab Kenapa Nasi di Rice Cooker Cepat Basi dan Cara Mengatasinya
-
Pasir Putih Situbondo Dibuka untuk Investor, Investasi Ditaksir Rp40 Miliar
-
6 Zodiak Paling Tidak Sabar: Anti Lelet dan Benci Hal yang Bertele-tele