Suara Sumatera - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah mengomentari terkait pernyataan Muhammad Ainun Nadjib atau Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun yang sempat menyebut Presiden Jokowi sama dengan Firaun.
Dalam cuitannya di akun Twitter @Fahrihamzah, Fahri menilai penyataan Cak Nun bisa saja membuat masyarakat bisa lebih mengenalnya.
"Hikmah pernyataan beliau adalah agar lebih banyak yang mengenal beliau," cuitan Fahri dilihat Sabtu (21/1/2023).
Fahri mengaku mengenal Cak Nun sejak masih jadi mahasiswa. Selain itu, Fahri menilai bisa saja pernyataan Cak Nun itu memancing emosi agar manusia tetap waras.
"Saya mengenal beliau sejak kuliah di depok. Zaman gelap dia sudah terang. Tapi di zaman edan beliau mungkin memancing emosi kita supaya tetap waras. Sehat selalu buat Mbah Nun," ujarnya.
Fahri menyarankan kepada pendukung Jokowi agar memerlukan cara tertentu untuk menjawab kritik dan hinaan kepada presiden.
"Buat pendukung pak Jokowi, mungkin harus mulai lebih memerlukan cara yg tinggi untuk menjawab kritik bahkan hinaan pada beliau. Agar beliau juga menjadi lebih tinggi dan berakhir dengan baik sebagaimana keinginan kita semua tentang pemimpin yg sudah memimpin kita cukup lama," ungkapnya.
Fahri Hamzah juga mempertanyakan apakah Jokowi perlu mendapat pembelaan yang berlebihan pada masa akhir jabatannya sebagai presiden.
"Tolong dipikirkan kembali, apakah presiden Jokowi memerlukan pembelaan yang berlebihan pada akhir masa jabatan beliau ini," katanya.
Baca Juga: Syok Dapat Kabar Siti Jadi Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs, Keluarga Ungkap Fakta Ini
"Jangan memantik ekstrimitas yang membuat akhirnya kita tidak logis memilih pemimpin yang akan datang. Kita harus tegakkan akal sehat!," tulisnya.
Tag
Berita Terkait
-
Gibran Berpeluang Besar Maju Pilgub DKI: Mudah Dapatkan Rekomendasi Megawati dan Manfaatkan Jaringan Jokowi
-
Istri dan Anak Pakai Barang Impor Mewah, Jokowi Pilih Topi Lokal Harga 100 Ribuan!
-
Tak Mau Pemilu Hanya Coblos Partai, PKS Merasa Perlu Bertemu Jokowi
-
Soal Ceramah Jokowi Firaun Viral, Cak Nun 'Menikmati' Perihnya Dihujat
-
Jokowi Minta Semua Pihak Gotong Royong Atasi Inflasi, Pengamat Sebut Jika Semua Kompak Inflasi Bisa Di Bawah 5 Persen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
5 Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia, Tinggal Naturalisasi
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
5 Mobil yang Tampilannya Di-Bully Tapi Menang Fungsi
-
Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?
-
Aksi HOA Malam Nanti di Jakarta, Intim tapi Bakal Meledak-ledak
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?
-
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
-
3 Tahun Vakum, Rafael Tan Comeback Lewat Lagu 'Aku Sayang Kamu' yang Pernah Hits di Bandung