Suara.com - Meski di tengah ancaman krisis pasokan pangan global, Direktur Eksekutif Segara Institute Piter Abdullah mengaku optimis target inflasi Indonesia pada tahun 2023 ini akan berada di bawah 5 persen dengan catatan semua pihak bekerjasama menjaga inflasi.
“Target inflasi di bawah lima persen menurut saya realistis. Kalau semua unsur kompak bekerjasama. Menjaga inflasi seperti ajakan presiden pencapaian target tersebut menjadi lebih realistis lagi, lebih mudah dicapai walaupun ada tantangan terkait pasokan pangan global,” ujar Piter.
Piter berpendapat para kepala daerah seperti Gubernur, Wali Kota maupun Bupati memiliki peran besar untuk memastikan pasokan pangan di daerahnya terkendali.
Untuk itu, dia mendorong para pejabat di daerah sering turun ke lapangan guna melihat secara langsung pasokan dan kebutuhan masyarakat, supaya jika terjadi kelangkaan bisa segera diatasi.
“Pimpinan daerah punya peran besar dalam memastikan pasokan pangan di daerah. Sering mengecek itu adalah wujud kepedulian dan kecepatan respons ketika ada gangguan supply. Dengan respons cepat kenaikan harga akibat keterbatasan supply bisa di cegah,” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh jajaran kementerian dan lembaga pemerintah non kementerian ikut gotong royong mengurusi inflasi secara bersama-sama, layaknya mengurus pandemic Covid 19.
“Berkaitan dengan inflasi, sekali lagi saya minta secara rutin pada saat sama, pada saat kita mengerjakan urusan Covid 19, semua bisa bekerja bareng-bareng , bekerja bersama-sama. Kami harapkan juga urusan inflasi bisa kita keroyok bareng,” ujar Presiden Jokowi.
Mantan Wali Kota Solo itu menekankan, inflasi tahun 2023 sedapat mungkin harus ditekan di bawah lima persen.
Menurut Presiden Jokowi bahwa peluang untuk mengendalikan inflasi sangat bisa dilakukan usai dirinya ke luar masuk pasar mengecek harga. Dan intinya, kata Jokowi, adalah kerja sama seperti menyelesaikan permasalahan pandemi Covid-19.
Baca Juga: Buka Peluang Dukung Anak Jokowi Maju Calon Gubernur, PKB Ajak Gibran Main-main ke Jakarta
"Dan saya yakin setelah saya keluar masuk pasar saya lihat stabilitas harga, saya melihat peluang itu sangat mudah apabila dikerjakan bersama-sama sama seperti pada saat kita menyelesaikan pandemi covid-19 yang terjadi di negara kita," tukas Presiden Jokowi.
Sementara itu Ketua Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan, selain menjaga inflasi, Presiden Jokowi juga meminta industri jasa keuangan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada 2023 dan melanjutkan kebijakan yang mampu memperkuat resiliensi saat badai pandemi Covid-19.
Berbekal berbagai pengalaman dalam menyelesaikan tantangan-tantangan yang berat selama pandemi, optimis ekonomi Indonesia ke depan akan tumbuh positif.
"Presiden yang memberikan arahan sangat jelas bahwa seharusnya kita dapat menjaga terus momentum perkuatan pertumbuhan ekonomi dari tahun 2022 ke depan dan dengan berbagai pelajaran bagaimana menyelesaikan tantangan yang berat selama pandemi," ucap Mahendra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Perang Iran - AS Ganggu Bisnis, Ongkos Logistik Melonjak
-
Misi Dagang ke Beijing, RI Bidik Investasi dan Rantai Pasok Global
-
Genjot Inovasi dan Layanan, Perusahaan Dessert Ini Perkuat Dominasi Pasar Ritel
-
Begini Strategi MyFundAction Ciptakan Multiplier Effect Ekonomi
-
Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah
-
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
-
Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange
-
Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA
-
Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?
-
Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21