Suara Sumatera - Beredar kabar di media sosial yang menyebut bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memecat kadernya Ganjar Pranowo.
Potongan video ini juga menampilkan sosok Megawati yang menyatakan bahwa jika kadernya ada yang bermanuver maka akan dikeluarkan.
Video yang memperlihatkan Megawati pidato itu disebar oleh akun Facebook tersebut bernarasi sebagai berikut, “RESMI: ganjar pr4n0w0 di pecat dari pedeipeh”.
Benarkah klaim tersebut?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, klaim yang menyebut bahwa dari video tersebut Ganjar Pranowo resmi dipecat dari PDIP adalah informasi yang salah dan tidak berdasar.
Pasalnya, potongan video yang terdapat dalam unggahan tersebut bukanlah video tentang pemecatan Ganjar Pranowo dari PDIP.
Faktanya, tidak ada pengumuman resmi terkait dengan klaim keluarnya Ganjar Pranowo dari PDIP. Video yang terdapat di dalam unggahan, bukan video tentang pemecatan Ganjar Pranowo.
Dengan melakukan pengecekan gambar menggunakan image search google, maka dapat ditemukan fakta bahwa potongan video tersebut merupakan potongan video pidato dari Megawati Soekarnoputri pada acara Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP yang digelar di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa, 21 Juni 2022.
Dalam video aslinya, Ketua Umum PDIP Megawati mengingatkan seluruh kader partainya untuk menaati aturan partai dan amanat Kongres PDIP 2019. Aturan ini mengamanatkan calon presiden ditentukan ketua umum.
Baca Juga: Megawati Sudah Pilih Capres dari PDIP, Ganjar atau Puan?
“Bagi kalian siapa yang berbuat manuver, keluar. Karena apa? Tidak ada dalam PDIP itu yang namanya main dua kaki, main tiga kaki, melakukan manuver,” ujar Megawati.
KESIMPULAN
Dari keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan bahwa Ganjar Pranowo resmi keluar dari PDIP merupakan hoaks kategori konten yang menyesatkan.
Sebelumnya hoaks tentang keluarnya Ganjar Pranowo dari PDIP juga sempat beredar, namun dengan bentuk yang berbeda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan