/
Selasa, 31 Januari 2023 | 13:29 WIB
Kolase Tiko dan Bu Eny (Istimewa)

Suara Sumatera - Kesehatan jiwa ibu Eny, Ibunda Tiko dikabarkan mulai membaik, sehingga diperbolehkan kembali ke rumahnya.

Rumah yang kini tampilannya berbeda 180 derajat dari sebelumnya tersebut akan menjadi tempat tinggal Tiko dan Ibu Eny seperti sebelumnya. 

Rumah Tiko dan Ibu Eny yang sebulan lalu masih menyeramkan itu, kini tampak berdiri megah memperlihatkan sisa-sisa kejayaan pemiliknya. 

Disambut para tetangga, Ibu Eny tampak semringah melihat sudut demi sudut rumahnya, meski tak banyak bicara. 

"Rapi ya," katanya, dilansir Hops.ID.

Ibu Eny tampak membuka-buka lemarinya, seolah sedang mencari sesuatu.  "Yang di box biru mana?" tanyanya. 

"Soalnya ada kebayanya, baju muslim, body foam," sambungnya. 

Ibu Eny pun mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang telah membantu dirinya dan Tiko, anaknya. 

Meski tak banyak bicara dan terlihat kurang nyaman dengan kehadiran banyak orang di rumahnya, ekspresi Ibu Eny jelas berbeda jauh dari sebelumnya, saat dibawa ke rumah sakit jiwa, meski masih ada yang aneh dari setiap ucapannya. 

Baca Juga: Geger Pesan Berantai Kasus Penculikan Anak Diambil Organ Dalamnya di Banyumas, Bikin Resahkan Orangtua

YouTuber teman Tiko, Brew yang meminta izin untuk sesekali mengajak putranya itu pergi, ia terlihat agak keberatan. 

"Gimana ya, boleh, tapi jangan jauh, soalnya sejak kecil sama saya," katanya. 

Bang Brew bahkan mengajak Ibu Eny agar ikut jalan-jalan dan liburan untuk menyenangkannya, yang selama belasan tahun belakangan hanya berdiam di rumahnya yang gelap dan pengap. 

Tak disangka, jawaban Ibu Eny justru terdengar aneh. "Sekarang kalo ajak jalan-jalan saya, saya harus ijin wakil saya," ujarnya. 

Melansir hop.id-jaringan Suara.com, wakil apa dan siapa yang Ibu Eny maksud. Yang jelas setelah sekian lama, akhirnya Tiko bisa melihat ibundanya itu berbicara dengan penuh senyuman. 

Berkat kerjasama dari semua pihak yang bahu-membahu membantu selama berminggu-minggu, Tiko dan ibundanya kini akhirnya bisa berbahagia dengan hidup barunya di rumah yang sama, dalam situasi dan kondisi yang berbeda.

Tidak ada yang mungkin bagi seorang anak yang telah merawat sang ibu dalam penantian yang lama.

Load More