Bom untuk drone tersebut, yang semuanya dibuat di Israel, mampu "terjun bebas" dengan kecepatan suara, katanya.
Tidak seperti rudal Hellfire yang ditembakkan dari drone buatan AS, bom pada drone Israel tidak memiliki sistem pendorong yang menghasilkan suara dan asap dari bahan bakar.
Sang perwira enggan menjelaskan amunisi itu lebih lanjut. Dia hanya mengatakan bahwa secara desain, ketika drone itu menyerang "tidak seorang pun akan mendengarnya, tidak seorang pun akan melihat kedatangannya".
Target drone itu bisa jadi adalah pemberontak yang bergerak cepat, yang terdeteksi dan diserang sebelum mereka sempat meluncurkan roket, menurut pejabat Israel lainnya.
Namun, semua itu dapat dilakukan pada ketinggian yang cukup, sehingga mesin baling-baling drone dapat didengar dengan jelas dari darat.
Dalam perang musim dingin, seperti di Gaza pada 2008-2009, drone tersebut harus diterbangkan di bawah awan agar kamera pengintainya dapat bekerja sehingga kemungkinan drone itu masih bisa terdengar.
"Anda kehilangan elemen kejutannya," kata sang perwira.
Meski memiliki drone bersenjata canggih, mayoritas wahana udara tak berawak (UAV) Israel tidak dipersenjatai karena fungsi utamanya adalah pengintaian ke darat, kata RUSI dalam sebuah laporan daring. (ANTARA)
Baca Juga: Warga Pesing Koneng Sebut Korban yang Kehilangan Bra di Jemuran Malas Lapor Polisi
Berita Terkait
-
Pasutri Ini Tinggalkan Bayinya di Bandara, Alasannya Bikin Ngelus Dada
-
Israel Keluarkan Izin Tembak Warga Palestina, 32 Orang Tewas dalam Sebulan
-
Diserbu Tentara Israel, 9 Warga Palestina Tewas dan 16 Orang Luka-luka
-
9 Warga Palestina Tewas Dalam Serbuan Tentara Israel Di Jenin, Presiden Mahmoud Abbas Umumkan Hari Berkabung Nasional
-
Bertambah Lagi, Dua Pemuda Palestina Meninggal Ditembak Pasukan Israel
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang
-
OJK Terbitkan Aturan Baru, Asing Bisa Akses Informasi Keuangan Indonesia
-
Jaringan Luas AgenBRILink BRI Menggerakkan Ekonomi Rakyat
-
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih Podium Moto3 GP Brasil
-
Puncak Arus Balik Lebaran Bandara Kualanamu Diprediksi 29 Maret 2026
-
Batal Debut September 2026, Ini Bocoran Tanggal Peluncuran iPhone Fold Terbaru
-
Death Stranding 2 Pecahkan Rekor di PC, Jadi Jawaban Telak untuk Sony
-
Cerita Warga Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu, Lebaran Perdana di Rumah Baru dari Pemerintah
-
Kisah Penebusan Dosa dan Keteguhan Prinsip dalam Hidup di Novel Janji
-
Gen Z di Hari Raya: Antara Kewajiban Tradisi dan Realita Zaman