Suara Sumatera - Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Ferry Irawan terhadap Venna Melinda hingga kini masih ditangani pihak berwajib.
Perkara yang sempat menghebohkan itu bahkan merembet ke mana-mana mengungkit peristiwa lama.
Sorotan publik langsung tertuju pada perceraian Venna Melinda dan suami pertamanya, Ivan Fadilla, 2014 silam.
Ketika itu, dikabarkan bahwa pengacara Ivan Fadilla sempat menyebut kliennya seperti diperbudak oleh Venna Melinda.
Kini opini yang sama seolah kembali dialamatkan kepada Venna di tengah kisruh kasus KDRT dan perceraiannya dengan Ferry Irawan.
Hal itu lantaran pihak keluarga Ferry Irawan dengan getol mengungkap beberapa kebaikan Ferry yang ternyata tidak jauh-jauh dari urusan rumah tangga.
Seperti dilihat di kanal YouTube Cumicumi, pihak Ferry Irawan menyayangkan kubu Venna Melinda yang terus menyerang dan seolah melupakan semua kebaikan sang suami selama pernikahan mereka baik-baik saja.
"Orang biasanya mengancam itu meninggalkan jejak, silakan saja dilaporkan. Jadi jangan membangun opini publik negatif terus, sementara kebaikan-kebaikan Mas Ferry selama sekian bulan seolah-olah hilang begitu saja. Yang ditampilkan selalu yang negatif," kata Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum Ferry, dikutip pada Minggu (5/2/2023).
"Apa yang diinginkan Venna pasti diturutin," ujar Ari selaku adik Ferry.
Dia pun lantas mencontohkan Ferry yang dengan romantis mempersiapkan kejutan ulang tahun untuk Venna tanpa sepengetahuan keluarga.
Lalu contoh kebaikan lain seperti mengerjakan rumah tangga. Bahkan Ari mengklaim melihat sendiri seberapa rajin dan berinisiatifnya sang kakak mengerjakan pekerjaan rumah tangga tersebut.
"Saya lihat langsung, baik dia menyapu, saya bilang mengepel, mengangkat jemuran. Contohnya seperti itu, saya lihat langsung, ya bagaimana suami istri saling mengisi," terang Ari.
"Dia juga buang sampah, ke pasar pun Ferry belanja," sambungnya.
Sunan Kalijaga yang mendampingi keluarga Ferry juga mengingatkan bahwa kliennya tetap memiliki sisi baik.
Dia menyayangkan pihak Venna selalu menyudutkan Ferry sehingga membuat mereka terpaksa membongkar urusan rumah tangga pasangan tersebut.
Berita Terkait
-
Venna Melinda Pernah Dibuat Takjub saat Bersama Ferry Irawan: Satu Jam Nonstop, Wow Banget
-
Venna Melinda Makin Berani Bongkar Pertama Kali Alami KDRT: Ditolak Berhubungan, Ferry Irawan Ancam Viralkan Foto Bugil
-
Ferry Irawan Ancam Viralkan Video Telanjang Venna Melinda, Korban NCII Harus Berbuat Apa?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Lantai 4 Rumah Anggota BPK Haerul Saleh Hangus 80 Persen
-
Film Pesta Babi Tentang Apa? Pemutarannya Dibubarkan Kampus Unram Bikin Mahasiswa Geram
-
Basarnas Terima Sinyal Darurat dari Pendaki Usai Gunung Dukono Malut Erupsi
-
Insentif Kendaraan Listrik Dinilai Investasi Fiskal Jangka Panjang
-
Belajar dari Kasus Ahmad Dhani, Ini 5 Cara Pulihkan Akun Instagram yang Diretas
-
Berapa Harga Sapi Kurban 2026? Ini Rinciannya Berdasarkan Jenis dan Bobot
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Kesaksian ART Selamat dalam Kebakaran yang Menewaskan Anggota BPK
-
BRI Bayar Dividen Tunai Rp31,47 Triliun, Strategi Laba Tetap Berkelanjutan
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid