Suara Sumatera- Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sandiaga Uno menyatakan jika tidak ingin lagi membicarakan utang-piutangnya dengan eks Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Utang saat Pemilihan Gubernur, lima tahun yang lalu diketahui sebesar Rp 50 Miliar.
Perjanjian utang-piutang tersebut menurut keterangan dari Waketum Golkar, Erwin Aksa terjadi pada saat Pilkada Jakarta 2017 lalu.
"Setelah saya salat Istikharah, setelah saya menimbang, berkoordinasi dengan keluarga, saya tidak ingin melanjutkan pembicaraan ini (utang Anies)," kata Sandi belum lama ini, dikutip Rabu (8/2).
Pernyataan yang diberikan oleh Sandiaga Uno tersebut menjadi sorotan publik. Salah satunya dari Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora, Fahri Hamzah.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora tersebut malah membahas isu utang Anies, dengan menyindir soal putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 2016 lalu.
Pada 2016 lalu, PKS diharuskan membayar ganti rugi Rp 30 miliar atas pemecatan dirinya sebagai kader.
Keputusan tersebut ditegaskan kembali oleh Mahkamah Agung (MA) pada 2018. Hal tersebut dikarenakan permohonan kasasi yang diajukan PKS ditolak.
"Saya belum ikhlaskan yang 30 Milyar itu... Karena itu jatah anak yatim. Itu niat saya," cuit Fahri.
Baca Juga: Sempat Jadi Teka-teki, Kode Singgalang 1 Dalam Perkara Narkoba Teddy Minahasa Akhirnya Terungkap
Peninjauan kembali sengketa pemecatan Fahri Hamzah ke MA yang diajukan PKS. Pada tahun 2020 lalu, MA memutuskan untuk mengabulkan PK yang diajukan PKS tersebut dan membuat PKS dibebaskan dari kewajibannya untuk mengganti rugi uang Rp 30 Miliar ke Fahri Hamzah.
PKS tetap dinyatakan bersalah atas perbuatannya terbukti melanggar hukum dalam hal pemecatan Fahri Hamzah.
Cuitan Fahri Hamzah tersebut lantas membuat netizen berkomentar.
"Tagih terus banggg," cuit netizen.
"Duh, pakai jasa tukang tagih saja." cuit netizen lainnya..
“Kalo seperti itu, apakah bisa dikatakan mereka berhutang kepada anak yatim?” ucap netizen lainnya lagi.
“Bayar dong @hnurwahid masa iya nggu di akhirat bayarnya” kata netizen.
"Waduh... Ini duit apalagi bang?" tulis netizen.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung Ungkap Peran Prabowo dalam Geger Utang Anies Baswedan ke Sandiaga Uno
-
Rocky Gerung Prediksi Elektabilitas Anies Anjlok Gara-gara Utang Rp50 Miliar Terbongkar
-
Gelontorkan Rp 50 Miliar Buat Bantu Anies, Segini Harta Kekayaan Sandiaga Uno
-
Isu Ngutang ke Sandiaga Rp 50 Miliar, Berapa Harta Kekayaan Anies Baswedan?
-
Dipanggil Soal Anies Baswedan, Bupati Lotim Tak Terima Disebut Mendukung
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali