Suara Sumatera - Konser Iwan Fals bertajuk "PETISI CINTA" yang sedianya diselenggarakan di Ciputra Artpreneur pada 25 Februari 2023 ditunda.
Penundaan konser Iwan Fals ini diumumkan pihak Lukis Creative selaku pihak penyelenggara melalui akun Instagramnya.
"Dengan berat hati, kami memutuskan untuk menunda konser PETISI CINTA dengan waktu dan tempat yang akan kami umumkan kemudian. Hal ini diputuskan karena satu dan lain hal, yang berkaitan dengan teknis dan non-teknis," tulis Lukis Creative.
Pihak Lukis Creative juga memohon maaf yang sebesar-besarnya atas penundaan konser Iwan Fals ini.
Mereka memastikan konser PETISI CINTA "Manusia Setengah Dewa bersama Iwan Fals" akan dilaksanakan di waktu mendatang.
"Nantikan kabar dari kami untuk waktu dan tempat penyelenggaraannya," tulis Lukis Creative.
Bagi para penikmat karya Iwan Fals yang sudah memiliki tiket dan masih ingin menyaksikan konser tersebut bisa menggunakan tiket yang sudah dimiliki untuk digunakan di konser berikutnya.
Namun jika ada yang ingin mengembalikan tiket, pihak Lukis Creative akan mengumumkan mekanismenya pada 15 Februari 2023 mendatang.
Diduga penundaan konser Iwan Fals ini karena harga tiketnya yang mahal sehingga tidak terjangkau oleh para Fals Mania yang sebagian besar berasal dari orang-orang pinggiran.
Baca Juga: Bikin Haru! Video Perjuangan Anak Belikan Ambulans Demi Ayah yang Sakit
Ini terlihat dari komentar di postingan penundaan konser Iwan Fals. Sebagian besar fans Iwan Fals kecewa dengan harga tiket yang mahal.
"Sayah mah Orang pinggiran tak mampu buat beli tiket..cuman bisa lihat dimedsos" tulis fans Iwan Fals.
"Bang Iwan itu Lahir dari KERAKYATAN maka nya harga ticket nya harus MERAKYAT...Maap bukan berarti tidak menghargai Seni," kata fans Iwan Fals lainnya.
"sampai kapan harga tiket itu melambung tinggi? sampai nanti sampai kita tak bisa, bermimpi." sindir seorang Fals Mania.
Untuk diketahui harga tiket konser Iwan Fals "PETISI CINTA" dijual dengan berbagai macam kategori.
Untuk kategori silver atau yang termurah dijual dengan harga Rp1,5 juta. Sementara kategori black diamond dijual dengan harga Rp6,5 juta.
Berita Terkait
-
Mengintip Persiapan Venue Jelang Konser Westlife Hari Ini
-
Konser Westlife Digelar Hari Ini di Stadion Madya, Penonton Dapat Souvenir Gratis
-
Konser Westlife Digelar Besok, Promotor Pastikan Sound Terdengar Jelas untuk Penonton
-
Antisipasi Becek, Jalan Menuju Area Konser Westlife di Stadion Madya GBK Diaspal
-
Mengintip Persiapan Konser Westlife Besok, Keamanan dan Kenyamanan Jadi Prioritas
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
AS-Israel Bongkar Kebohongan Sendiri usai Serang Kampus Iran, Isu Nuklir Cuma Bualan
-
Di Tengah Perang dengan Iran, AS dan Israel Bahas Pangkalan Militer Baru
-
Pembunuh Sembunyikan Mayat dalam "Freezer" Ditangkap! Ternyata Orang Dekat
-
'Bom Waktu' di SMPN 3 Banjarsari Ciamis Meledak: 15 Tahun Tanpa Renovasi, Atap Kelas Ambruk
-
PM Spanyol Peringatkan Potensi Krisis Pangan Akibat Konflik di Timur Tengah
-
Harga BBM Naik, Transportasi Umum di Australia Gratis
-
Kemlu RI Konfirmasi 1 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, 3 Lainnya Terluka Kena Serangan Artileri
-
Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP, Begini Langkah Mudahnya
-
DKI Siap Terapkan WFH 1 Hari per Pekan, Pramono: Tapi Bukan Hari Rabu
-
BI Perkuat Stabilitas Rupiah Lewat Instrumen SVBI dan SUVBI