Suara Sumatera - Keluarga terpidana mati Ferdy Sambo terus menjadi perhatian publik. Setelah divonis berat oleh majelis hakim, keluarga ini kerap menjadi hujatan.
Hakim memvonis Ferdy Sambo yang menjadi otak pembunuhan ajudannya sendiri, Brigadir J dengan hukuman mati. Sedangkan istrinya, Putri Candrawati juga mendapatkan hukuman sama beratnya, dia divonis hukuman 20 tahun penjara.
Sedangkan si anak sulung Ferdy Sambo ternyata makin memperlihatkan diri di media sosialnya. Publik dibuat miris dengan adap anak sulung Ferdy Sambo yang sebenarya sudah berkatagori dewasa.
Anak sulung Ferdy Sambo bernama Trisha Eugelinca Ardyadana. Dia terus terusan membagikan momen kehidupan pribadinya di media sosial. Setelah sang ayah, Ferdy Sambo divonis hukuman, ia kepergok masih bisa main TikTok.
Unggahan video pertamanya berisi foto-foto kenangan bersama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Ia mengaku menyanyangi mereka dan tetap bangga menjadi anak keduanya.
"And im so proud to be ur daugher always (Dan aku selalu bangga menjadi anak kalian)," tulis Trisha dalam keterangan unggahan video ini.
Pada video berikutnya, Trisha asyik membuat konten memperlihatkan reaksi kaget wajahnya.
"Ngibrit gara2 arbo tiba2 bisa manjat+ berdiri di atas kursi," ungkapnya.
Trisha membagikan video wajahnya sedang lipsync lagu.
Baca Juga: 5 Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab, Bisa Menyempurnakan Ibadah Wajib
Seolah hidupnya sangat nyaman, anak Ferdy Sambo ini membagikan momen sedang asyik perawatan wajah, dengan menggunakan masker di wajahnya.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Anak Ferdy Sambo Depresi Nekat Akhiri Hidup Gegara Ayahnya Divonis Mati, Benarkah?
-
Warning Keluarga Brigadir J, Nikita Mirzani Tak Sudi Ferdy Sambo Dihukum Mati hingga Berani Sentil Hakim
-
Apa Beda Kasus Sambo vs Soegeng Soetarto? Dua Jenderal Polisi di Indonesia yang Divonis Mati
-
Kapolri: Kami Pertimbangkan Vonis Hakim dan Harapan Warga soal Nasib Bharada E di Kepolisian
-
Nikita Mirzani Tak Terima Ferdy Sambo Dihukum Mati: hanya Tuhan yang Boleh Cabut Nyawa Manusia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
Bosan dengan Hiruk Pikuk Kota? Temukan Oase Ketenangan Ramadan di Pinggir Pantai Dekat Jakarta