/
Rabu, 22 Februari 2023 | 14:03 WIB
Tumpahan Aspal Cemari Laut Nias Utara. (Instagram @tkpmedan)

Suara Sumatera - Tumpahan aspal mencemari laut Nias Utara, Sumatera Utara (Sumut). Kondisi ini jelas berdampak kepada aktivitas nelayan di sekitar dan juga mencemari biota laut yang ada di pantai. 

Dilihat dari unggahan video akun Instagram @tkpmedan, tampak tumpahan aspal dalam kondisi menggumpal berada di pinggir pantai dengan jumlah yang begitu banyak. 

Dalam narasinya pengunggah video menyebutkan jika aspal tumpah ini berasal dari kapal tanker yang terdampar dan karam di Perairan Nias Utara

"Muatan kapal berbendera Gabon itu sudah mencemari sekitar 70 kilometer pesisir Nias Utara," demikian keterangan dalam narasinya dikutip Rabu (22/2/2023).

Atas kondisi ini pihak Pemkab Nias Utara meminta bantuan kepada berbagai pihak terkait baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk membantu membersihan dan meminta pertanggungjawaban terhadap agen kapal. 

Diketahui, kapal MV Aashi yang berlayar dari Uni Emirat Arab pada 22 Januari 2023 terdampar di perairan Nias Utara pada 12 Februari 2023.

Kapal itu mengalami kebocoran setelah dilalui cuaca buruk sebelum tiba ke tujuannya di Sibolga, Sumatera Utara, dan Padang, Sumatera Barat.

Akibat kebocoran yang makin parah, kapal pun mulai tenggelam. Sedangkan sejumlah anak buah kapal yang merupakan warga negara India sudah dievakuasi.

Baca Juga: Memiliki 3 Anak, Ini Rahasia Miss Grand Indonesia 2014 Margenie MG Punya Tubuh Ideal Bak Jam Pasir

Load More