/
Kamis, 02 Maret 2023 | 10:18 WIB
Ilustrasi gempa bumi. (pixabay)

Suara Sumatera - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi Kamis (2/3/2023) pukul 06.05 WIB. 

"36 km Tenggara Pesisir Selatan-Sumbar," tulis di akun Twitter @infoBMKG.

Titik koordinat gempa tercatat 1,65 lintang selatan (LS) dan 100,71 bujur timur (BT). Pusat gempa berada pada kedalaman 82 kilometer. 

"Gempa tidak berpotensi tsunami," tulisnya. 

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan bahwa gempa terjadi akibat adanya aktivitas subduksi. 

"Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi," katanya melansir Antara.

Dirinya mengatakan, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Gempa dirasakan di daerah Padang, Padang Panjang, dan Pesisir Selatan dengan skala intensitas II-III MMI (Modified Mercally Intensity) atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu.

"Hingga pukul 06.55 WIB hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock)," ungkapnya. 

Baca Juga: Terima Delegasi Ukraina, BKSAP Dukung Upaya Ukraina Mewujudkan Perdamaian

BMKG mengimbau agar masyarakat menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," jelasnya. 

Mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Load More