Suara Sumatera - Tiga warga negara Indonesia (WNI) menyelamatkan seorang anak yang tenggelam di Kuninobu, Kota Oyama. Ketiganya mendapat penghargaan dari dari kepolisian Jepang.
Polisi Prefektur Tottori memberikan surat penghargaan kepada Adi Reinaldi (27) Nazzil Zanari (29) dan Rohmadi (32).
Peristiwa terjadi pada 11 Februari 2023. Saat itu mereka sedang berkendara di Kuninobu, melihat seorang anak laki-laki berusia lima tahun tenggelam di waduk.
Mulanya mereka berdiri berjejer dari bawah kolam hingga ke daratan. Selanjutnya, mereka bekerja sama untuk menyelamatkan anak tersebut.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo memuji aksi ketiga WNI itu. Aksi mereka patut dicontoh.
"Ini satu hal yang perlu dicontoh," kata Wakil Duta Besar RI untuk Jepang John Tjahjanto Boestami melansir Antara, Kamis (9/3/2023).
Menurutnya, aksi ini menjadi contoh bahwa orang Indonesia dapat bergaul dengan baik dan menjadi bagian dari masyarakat di Jepang.
"Dari situ, orang Jepang bisa menilai kita warga negara yang baik, taat hukum di sini. Kita tentunya sangat apresiasi hal ini dilakukan mereka," ungkapnya.
Pihaknya bakal memberikan apresiasi kepada ketiga WNI itu karena dianggap telah berkontribusi menjadi warga negara yang baik di Jepang.
Baca Juga: Lionel Messi yang Doyan 'Sembunyi' di Laga Besar PSG, Tumpul dan Tak Efektif
"Ke depan mungkin kita bisa melihat bentuk-bentuk apresiasi yang bisa kita berikan bagi mereka, paling tidak ada pengakuan...bahwa ini satu hal yang perlu dicontoh,” katanya.
Dia menilai aksi tersebut juga menunjukkan budaya Indonesia yang masih sangat kental dipelihara, yakni welas asih.
“Membantu orang ini ‘kan universal ya tidak melihat dari mana siapa, latar belakang siapa, nilai-nilai itu yang kita sampaikan bahwa orang Indonesia juga masih sangat kental dengan budaya itu,” katanya.
Tiga WNI mendapat penghargaan dari kepolisian Jepang atas upayanya dalam menyelamatkan anak yang tenggelam di Kuninobu, Kota Oyama, pada 1 Maret 2023.
Berita Terkait
-
Identitas 2 Anak Korban Tenggelam di Danau Bekas Galian Tambang Banjarbaru Terungkap
-
Dua Anak Tenggelam di Galian C Gunung Sirkuit Dinyatakan Meninggal: Sudah di Kamar Jenazah
-
Dua Anak Tenggelam di Danau Galian Bekas Tambang Ditemukan, Kondisi Belum Bisa Dipastikan
-
Dua Anak Tenggelam di Danau Gunung Sirkuit Bekas Galian Tambang: Positif Ada Kejadian
-
Viral di TikTok, Video Seorang Anak Tenggelam di Curug Green Canyon Cariu
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar