/
Kamis, 09 Maret 2023 | 16:11 WIB
Ilustrasi tenggelam. (Unsplash/Ian Espinosa)

Suara Sumatera - Tiga warga negara Indonesia (WNI) menyelamatkan seorang anak yang tenggelam di Kuninobu, Kota Oyama. Ketiganya mendapat penghargaan dari dari kepolisian Jepang.

Polisi Prefektur Tottori memberikan surat penghargaan kepada Adi Reinaldi (27) Nazzil Zanari (29) dan Rohmadi (32).

Peristiwa terjadi pada 11 Februari 2023. Saat itu mereka sedang berkendara di Kuninobu, melihat seorang anak laki-laki berusia lima tahun tenggelam di waduk.

Mulanya mereka berdiri berjejer dari bawah kolam hingga ke daratan. Selanjutnya, mereka bekerja sama untuk menyelamatkan anak tersebut.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo memuji aksi ketiga WNI itu. Aksi mereka patut dicontoh. 

"Ini satu hal yang perlu dicontoh," kata Wakil Duta Besar RI untuk Jepang John Tjahjanto Boestami melansir Antara, Kamis (9/3/2023). 

Menurutnya, aksi ini menjadi contoh bahwa orang Indonesia dapat bergaul dengan baik dan menjadi bagian dari masyarakat di Jepang.

"Dari situ, orang Jepang bisa menilai kita warga negara yang baik, taat hukum di sini. Kita tentunya sangat apresiasi hal ini dilakukan mereka," ungkapnya. 

Pihaknya bakal memberikan apresiasi kepada ketiga WNI itu karena dianggap telah berkontribusi menjadi warga negara yang baik di Jepang. 

Baca Juga: Lionel Messi yang Doyan 'Sembunyi' di Laga Besar PSG, Tumpul dan Tak Efektif

"Ke depan mungkin kita bisa melihat bentuk-bentuk apresiasi yang bisa kita berikan bagi mereka, paling tidak ada pengakuan...bahwa ini satu hal yang perlu dicontoh,” katanya.

Dia menilai aksi tersebut juga menunjukkan budaya Indonesia yang masih sangat kental dipelihara, yakni welas asih.

“Membantu orang ini ‘kan universal ya tidak melihat dari mana siapa, latar belakang siapa, nilai-nilai itu yang kita sampaikan bahwa orang Indonesia juga masih sangat kental dengan budaya itu,” katanya.

Tiga WNI mendapat penghargaan dari kepolisian Jepang atas upayanya dalam menyelamatkan anak yang tenggelam di Kuninobu, Kota Oyama, pada 1 Maret 2023.

Load More