Suara Sumatera - Konten Lina Mukherjee makan kulit babi menuai polemik. Terkini pendakwah Gus Miftah ikut menyalahkan Lina.
Gus Miftah dikenal sebagai kiai yang memberi dakwah adem. Namun kali ini Gus Miftah ikut menghakimi Lina Mukherjee.
Gus Miftah tidak mempermasalahkan jika Lina Mukherjee makan daging babi. Yang menjadi persoalan, kata Gus Miftah, Lina mempublikasikan konten tersebut.
"Makan babi, itu urusan Anda. Tapi, sudah menjadi urusan kami ketika Anda posting kemaksiatan dan dosa yang Anda lakukan," kata Gus Miftah dikutip dari akun Tik Toknya, Jumat (17/3/2023).
Memamerkan konten makan babi padahal Lina adalah seorang muslim menurut Gus Miftah terlihat seperti sebuah kebanggaan dengan dosa.
"Kenapa? Karena seolah-olah, Anda bangga dengan kemaksiatan dan dosa yang Anda perbuat," imbuh Gus Miftah.
Tidak hanya itu, Gus Miftah berpendapat Lina Mukherjee mengejek hukum Allah. Pasalnya sebelum makan daging yang diharamkan dalam Islam, Lina membaca basmalah.
"Anda seolah-olah mengejek larangan Allah bagi orang Islam untuk tidak mengonsumsi babi. Anda melawan itu dengan penuh kebanggaan," tegas Gus Miftah.
Gus Miftah lantas meminta Lina Mukherjee bertaubat. Ini juga merujuk pada perkataan Nabi Muhammad SAW.
Baca Juga: Persija Masih Jadi Penyumbang Pemain Terbanyak ke Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20
"'Setiap umatku akan mendapat ampunan, kecuali mujahirin'. Siapa orang-orang muhajirin? Mereka adalah orang-orang yang terang-terangan berbuat dosa," kata Gus Miftah.
Sebelumnya Lina Mukherjee dilaporkan atas dugaan penistaan agama oleh Ustaz M Syarif Hidayat ke Polda Sumatera Selatan.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Dipolisikan, Lina Mukherjee Disemprot Gus Miftah Habis-habisan Gegara Pamer Makan Babi
-
Tak Gentar Dilaporkan Ustaz Gegara Makan Babi, Lina Mukherjee: Aku Fans Polisi, Nggak Apa-apa!
-
Beragama Islam Tapi Pamer Makan Babi, Lina Mukherjee Dipolisikan Ustaz: Dugaan Penistaan Agama!
-
Reaksi Lina Mukherjee Usai Dilaporkan ke Polisi Terkait Kasus Penistaan Agama
-
Buntut Bikin Konten Makan Kulit Babi, Lina Mukherjee Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah