/
Minggu, 02 April 2023 | 11:17 WIB
Pertamina Dumai meledak. [Antara/Tangkapan layar]

Suara Sumatera - Ledakan terjadi di Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina Dumai, Riau pada Sabtu (1/4/2023) malam. Peristiwa itu mengakibatkan setidaknya lima orang pekerja terluka.

Mabes Polri akan menyelidiki penyebab kebakaran di Kilang Minyak Pertamina Dumai tersebut.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, penyidik Polri terlebih dahulu mendalami informasi terkait kejadian itu. Apa bila ada dugaan kelalaian maka dilakukan penyelidikan sesuai protap seperti yang dilakukan di Depo Plumpang, Jakarta Utara.

"Kami pastikan informasinya dan bila benar, protap seperti tempat kejadian perkara di Plumpang akan kami laksanakan (penyelidikan)," kata Sandi dikutip dari Antara, Minggu (2/4/2023).

Menurut jenderal bintang dua itu, Bareskrim Polri akan menurunkan penyidikan dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk menyelidiki peristiwa ledakan tersebut.

"Bila benar protapnya seperti di TKP Plumpang akan dilaksanakan (turunkan tim penyidik dan Puslabfor)," kata Sandi.

Sebelumnya, dentuman keras disertai getaran kuat diduga berasal dari Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina Dumai, terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.40 WIB, hingga mengakibatkan kebakaran.

Sementara itu, Juru Bicara Pertamina RU II Dumai Agustiawan mengatakan lima orang yang terdampak kecelakaan kerja di ruang operator tersebut saat ini telah dibawa ke RS Pertamina Dumai untuk memperoleh perawatan terbaik.

Saat ini Tim Keadaan Darurat Pertamina juga telah berhasil mengatasi kejadian di area gas compressor Kilang Dumai. Kebakaran telah dapat dikendalikan pada Sabtu malam sekitar pukul 22.54 WIB.

Baca Juga: Satu Korban Keracunan Massal di Kotim Meninggal Dunia, BBPOM Palangka Raya Turun Tangan

Agustiawan mengatakan saat ini operasional kilang di unit terdampak dihentikan sementara untuk memastikan keamanan di lokasi. Sementara unit lain di Pertamina Dumai tetap beroperasi secara normal.

Untuk penyebab kejadian sendiri hingga saat ini masih belum diketahui.

"Saat ini Tim terus fokus untuk memastikan kondisi aman. Pertamina Kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar masyarakat di sekitar kilang tidak terdampak oleh kejadian ini," kata Agustiawan, Minggu (2/4/2023) dini hari.

Kebakaran tersebut sebelumnya disertai beberapa ledakan yang terdengar dari jarak hingga lebih 25 kilometer.

Ledakan itu juga berdampak pada sejumlah bangunan yang ada di sekitarnya, antara lain rumah warga mengalami pecah kaca, dinding retak-retak dan plafon masjid berjatuhan.

Agustiawan memastikan Pertamina akan bertanggung jawab atas dampak insiden tersebut.

Load More