/
Minggu, 02 April 2023 | 09:33 WIB
Ilustrasi ledakan. [Shutterstock]

Suara Sumatera - Ledakan terjadi di kilang minyak Pertamina Dumai pada Sabtu (1/4/2023) malam. Peristiwa tersebut menyebabkan lima orang pekerja mengalami luka-luka.

Menurut Manager Humas Pertamina RU II Dumai Agustiawan, titik ledakan sudah ditangani dan api berhasil dipadamkan sehingga masyarakat diharap tidak panik dan tetap tenang.

"Titik api sudah berhasil dipadamkan. Kita minta warga bisa tenang. Pertamina akan bertanggungjawab terhadap dampak ledakan. Kami mohon kerjasamanya," ujar Agustiawan kepada wartawan, Minggu (2/4/2023) dini hari.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah dan aparat sudah turun untuk menenangkan warga dan akan melakukan pendataan.

"Kita akan langsung turun malam ini untuk melakukan pendataan," sebutnya.

Sementara itu, Wali Kota Dumai Paisal terlihat turun langsung ke lokasi kilang Pertamina Dumai dan berada di tengah kerumunan masyarakat untuk menenangkan massa dan mendengar keluhan akibat ledakan di kilang tersebut.

"Mohon semuanya bersabar karena saat ini sedang dilakukan penanganan. Jangan ada yang memprovokasi," kata Wali Kota Paisal.

Sebelumnya, terdengar dentuman keras disertai getaran kuat di Kilang Minyak Putri Tujuh Pertamina Dumai pada Sabtu sekitar pukul 22.40 WIB.

Banyak warga melaporkan terdengar bunyi letupan keras berdentum dan menggetarkan perabotan rumah.

Baca Juga: PSI dan PDIP Disebut Tak Berempati, Salahkan Anies di Tragedi Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Dilaporkan juga ledakan terdengar juga sampai ke Pulau Rupat. Masjid Takwa di Jalan Sudirman Dumai juga terdampak akibat insiden di dalam kilang minyak Dumai ini.

Pantauan, warga terdekat atau Ring 1 kilang minyak yaitu Kelurahan Jaya Mukti dan Tanjung Palas berhamburan keluar rumah. Ratusan warga berdesakan di pintu gerbang kilang minyak untuk melihat kondisi sebenarnya. (Antara)

Load More