Suara Sumatera - Kejahatan Israel di wilayah pendudukan Yerusalem Timur, telah memicu kejahatan, ketegangan, dan ketidakstabilan di kawasan.
Demikian dikatakan oleh Sekretaris Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Hissein Brahim Taha melansir Antara, Minggu (9/4/2023).
"Al Quds (Yerusalem) adalah bagian utuh dari wilayah kependudukan Palestina," kata Taha.
Taha menekankan bahwa Masjid Al Aqsa di Yerusalem merupakan tempat ibadah khusus untuk umat Islam.
Ketegangan di seluruh wilayah Palestina meningkat dalam beberapa hari terakhir. Hal ini terjadi setelah pasukan Israel menyerang kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur.
Mereka secara paksa mengusir para jemaah dari masjid selama dua malam berturut-turut. Serangan Israel memicu tembakan roket dari Jalur Gaza dan Lebanon. Israel lantas membalas tindakan tersebut dengan serangan udara.
Sekretaris Jenderal OKI itu menilai Israel bertanggung jawab penuh atas "dampak dari kejahatan dan pelanggaran berbahaya ini yang mampu memicu kekerasan, ketegangan, ketidakstabilan, dan ketidakamanan di kawasan".
"Semua keputusan dan kebijakan Israel yang ditujukan untuk mengubah posisi geografis, demografis kota, dan merusak status sejarah serta status hukum situs-situs suci tidak memiliki efek hukum, batal demi hukum di bawah hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan," ujarnya.
Orang-orang Palestina menuduh Israel secara sistematis sedang berupaya untuk menjadikan Yerusalem Timur--tempat Al Aqsa berada--sebagai milik orang-orang Yahudi dan melenyapkan identitas Arab dan Islam.
Bagi Muslim, Al Aqsa merupakan salah satu situs tersuci di dunia, sedangkan orang-orang Yahudi menyebut daerah itu sebagai Temple Mount (Bukit Bait Suci), situs tersuci dalam Yudaisme.
Tentara Zionis Israel menyeret warga Palestina yang sedang beribadah di Masjid Al-Aqsa di tengah Bulan Suci Ramadhan.
Berita Terkait
-
Indonesia Kena Apes Dua Kali, Ini Daftar Negara yang Pernah Disanksi FIFA
-
Indonesia Desak PBB Segera Bertindak Hentikan Kekerasan Israel di Al Aqsa
-
Roket Israel Gempur Gaza Pagi Ini, Iran Ajak Indonesia Gelar Rapat Darurat OKI
-
Sejarah Masjid Al Aqsa yang Ikonik, Jadi Sasaran Serangan Brutal Israel
-
Cerita Presiden FIFA Ogah Ikut Campur Konflik Israel dan Palestina
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Bacaan Dzikir di Hari Tasyrik yang Dianjurkan Rasulullah, Pahalanya Besar dan Sangat Dicintai Allah
-
Kasus 3 Ons Sabu Gegerkan Ketapang, Tiga Oknum Polisi Kini Diperiksa
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
-
Ubud-nya Bogor! 5 Rekomendasi Homestay di Desa Wisata Malasari Nanggung untuk Healing Maksimal
-
Empat Hari Hilang, Wanita di Muara Enim Ditemukan Tewas Terbakar di Tepi Sungai
-
6 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Ngobrol Santai saat Idul Adha Berujung Berdarah, Pria di Palembang Ditusuk Tiba-tiba
-
Hasil Autopsi Wanita yang Dibuang di Sholeh Iskandar, Patah Tulang Ekor dan Pendarahan Otak