Suara Sumatera - Berpuasa menjadi tantangan bagi yang memiliki penyakit asam lambung berat. Sebab, perut kosong dapat menjadi salah satu pemicu risiko kambuhnya asam lambung.
Menurut Ahli Gastroentero Hepatologi dr Syifa Mustika Sp.PD-KGEH FINASIM, anggapan puasa sebabkan asam lambung naik adalah salah kaprah.
"Menurut hasil penelitian 1 yang dipublikasikan di jurnal penyakit dalam Acta Medica Indonesiana, membuktikan bahwa keluhan GERD saat menjalani puasa Ramadan lebih ringan dibanding ketika tidak menjalani puasa Ramadan.Karena puasa mendorong pola makan kita lebih teratur," kata Syifa.
Berikut tips mencegah asam lambung naik saat puasa:
1. Pastikan sahur
Sahur sangatlah penting agar lemak mulai disimpan sebagai cadangan tubuh. Namun pastikan untuk mengonsumsi makanan sehat, agar memberi nutrisi pada tubuh.
"Jika sahur mendekati waktu imsak, konsumsi makanan berserat seperti roti gandum, telur, dan susu oats bisa jadi solusi bagi pengidap asam lambung," katanya.
2. Konsumsi makanan berserat
Pengidap asam lambung disarankan mengonsumsi makanan berserat saat sahur. Manfaat serat tak hanya untuk melancarkan BAB, tetapi juga dapat membuat pengidap GERD kenyang lebih lama.
Baca Juga: 5 Tips Tampil Percaya Diri Sambut Lebaran
Selain itu, untuk mengatasi kondisi dispepsia alias kembung, sebaiknya atur frekuensi makan dan menambah suplemen.
3. Minum obat secara teratur
Bagi pengidap asam lambung berat dianjurkan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter jika ingin menjalani puasa. Obat wajib diminum rutin sebelum makan sahur atau dalam keadaan perut kosong. Fungsinya untuk menjaga kestabilan tubuh selama 10-12 jam ke depan.
4. Berbuka puasa secukupnya dan tidak konsumsi menu yang merangsang
Hindari makan gorengan, ketan, serta minuman asam, kecut, dan berkarbonasi. Saat berbuka puasa, sistem pencernaan dalam mode lambat, sebaiknya berbuka dengan yang manis karena mudah dicerna, seperti kurma dan buah-buahan dengan kandungan air dan serat yang tinggi, seperti buah naga, pisang, dan semangka.
Berita Terkait
-
5 Tips Tampil Percaya Diri Sambut Lebaran
-
4 Cara Alami Atasi Mabuk Perjalanan, Persiapkan Sebelum Pergi Mudik!
-
Tak Bisa Bertemu Keluarga? Ini 4 Tips Mengatasi Rasa Rindu Saat Lebaran
-
Jangan Buang Waktu, Ini 7 Tips Efektif Mendapatkan Beasiswa S1 Impian
-
6 Tips Memilih Buah Semangka Terbaik yang Manis dan Segar
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan