Suara Sumatera - Aksi TikToker Bima Yudho dengan akun Awbimax Reborn berujung pelaporan oleh pengacara Gindha Ansori. Setelah pelaporan ini disebutkan jika orang tua si TikToker meminta maaf kepada Gubernur Lampung.
TikToker Bima Yudho sebelumnya memberikan kritik kepada pemerintah Lampung mengenai infrastruktur, sistem pendidikan, tata kelola anggaran sehingga ketergantungan pada sektor pertanian. Diakui Bima, orang tuannya mendapatkan intervensi, sampai-sampai kepolisian mendatangi sang ibunda dan meminta sejumlah data pribadi.
Orang tua Bima, Juliman dan Sri Ngatun pun disebut-sebut sudah meminta maaf kepada Gubernur Lampung, Arinal Djurnaidi.
"Saya sudah bertemu dengan Wakil Bupati Lamtim yang menyarankan kepada saya untuk meminta maaf kepada Bapak Gubernur Lampung atas video viral Bima," kata Juliman.
"Saya sudah meminta maaf kepada Gubernur Lampung kemudian Gubernur Lampung sudah memaafkan. Namun, untuk tindakan hukumnya tetap berjalan," lanjutnya.
Mengetahui orang tua Bima meminta maaf kepada Gubernur Lampung, membuat Hotman Paris bingung. Dia pun menyampaikan kebingungan tersebut di media sosial.
Dia sampai bertanya-tanya mengapa harus meminta maaf kepada Gubernur Lampung.
"What? Why? OMG?," tulis Hotman Paris saat mengunggah berita permintaan maaf orang tua Bima.
Hotman Paris juga mengaku siap membantu Bima.
Baca Juga: Sang Adik Resmi Mualaf, Nathalie Holscher Ungkap Perasaannya
"DM saya kalau memang ada masalah. Jangan takut. Hidup hanya sekali, (harus punya) nyali. Lihat tuh musuh-musuh gue. Gue tenang, gue senyum, tapi gue lawan pelan-pelan," imbuhnya.
Sebelumnya Hotman bertanya perihal kasus Bima lebih detail.
"Ada apa sih Bima? Masalah apa dengan Bupati? DM saya, terangi kasusmu, ya," kata Hotman Paris dalam unggahan di media sosialnya.
Berita Terkait
-
Kocak! Pak Ndul Sentil Bima yang Kritik Lampung, Publik Minta Gubernur Menirunya Buat Klarifikasi
-
Kenalkan Aspri ke-111, Hotman Paris Ajak Puluhan Cewek Cantik Party di Atlas
-
Beda Pendidikan TikToker Bima vs Gubernur Lampung Arinal Djunaidi
-
Hotman Paris Dapat Aduan Orang Tua Santri Asal Ngawi Meninggal Dianiaya Seniornya
-
Keluarga Dukung Bimo Kritik Lampung, Siapkan Pengacara Jika Kasus Tetap Berlanjut
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim