Suara Sumatera - Menteri Mahfud MD disebut-sebut telah mengumumkan 10 nama anggota DPR yang terlibat kasus Rp349 triliun di Kementerian Keuangan (Kemenkue).
Informasi ini dibagikan akun YouTube Kanal Berita. Dalam video tersebut disebut-sebut ada 10 nama yang sudah disebut Mahfud MD sebagai yang juga terlibat dalam kasus Rp 349 triliun.
Selama ini, hubungan Mahfud MD memang terasa kian renggang setelah menghadiri dengar pendapat bersama anggota DPR perlihat adanya temuan transaksi mencurigakan di lembaga kemekue tersebut.
Apalagi gemuruh mengenai kasus ini pun kemudian diseret-serret bermuatan politik meyambut tahun politik 2024 ini.
Lalu apakah benar, informasi yang menyebutkan jika sudah ada 10 nama anggota DPR yang terlibat kasus Rp349 triliun tersebut?
Penjelasan:
Dalam video berdurasi cukup panjang yakni mencapai 8 menitan disebutkan narator mengenai sejumlah pemberitaan.
Narator pun mencoba menguji kelayakan berita yang dibacakannya tersebut. Bahkan narator perempuan ini menyebutkan ketidakvalidan informasi tersebut.
Dia hanya memastikan jika video yang dibagikan di berita tersebut, hanya membahas atau koordinasi antar DPRD.
Sampai akhir pemberitaan, narator menyebutkan jika informasi yang dibacakannya ialah hoaks. Padahal jika melihat thumnail foto yang dipakai ialah saat KPK menggelar konfrensi pers mengenai kasus di Dirjen Perkeretaapian.
Kesimpulan:
Dengan tidak adanya saling hubungan antara informasi yang dibagikan sekaligus apa yang ditulis di judul video, maka informasi yang dibagikan di video tersebut tergolong berita hoaks.
Berita Terkait
-
Respon Perkara Awbimax vs Pemerintah Lampung, Mahfud Md Singgung Moral Pemimpin
-
Mahfud MD Dalami Dugaan Intimidasi Keluarga Bima oleh Aparat dan Pemerintah Lampung
-
CEK FAKTA: Nikmati Dana Rp349 Triliun, Arteria Dahlan Diciduk Kapolri
-
Wagub Chusnunia Chalim Bagikan Call Center Pemprov Lampung, Auto Dirujak Netizen
-
Mahfud MD Turun Tangan Cek Kebenaran Dugaan Intimidasi Usai TikToker Bima Kritik Lampung
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura