Suara Sumatera - Masalah kulit kepala tak jarang membuat kurang percaya diri. Salah satunya masalah kulit kepala berbau tak sedap.
Lantas apa penyebab kulit kepala berbau tak sedap?
Konsultan dermatologi di HM Liew Skin & Laser Clinic Dr. Liew Hui Min mengatakan bahwa penyebab paling umum kulit kepala berbau tak karena penumpukan kulit pada folikel rambut dan sebum yang bercampur dengan keringat.
Sedangkan Direktur di Chez Vous: Private Space, Shawn Chia mengaku alasan lain kulit kepala berbau tidak sedap adalah karena adanya bakteri, ragi (atau jamur) dan jenis obat tertentu.
Kulit kepala berbau tidak sedap juga bisa disebabkan kondisi kulit, seperti eksim, folikulitis, dan bahkan psoriasis. Adanya eksim atau bentuk lain dari dermatitis kontak, maka penghalang kulit menjadi rusak menyebabkan infeksi bakteri lalu mengakibatkan kulit kepala mengelupas, berbau busuk, dan gatal.
Psoriasis juga dapat dianggap sebagai bentuk ketombe yang parah, dapat menyebabkan sebum yang terperangkap membentuk ruam tebal di permukaan yang menyebabkan bau tidak sedap.
Konsultan dermatologis di Angeline Yong Dermatology, Dr. Angeline Young menambahkan, makanan tertentu juga dapat memengaruhi bau kulit kepala seseorang.
Mengonsumsi makanan dengan bau menyengat seperti daging tertentu, bawang merah dan bawang putih dan hidangan mengandung minyak.
Hal pertama yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut adalah tidak mencuci kulit kepala dan rambut secara berlebihan. Liew dan Yong merekomendasikan sekali sehari terutama dalam cuaca lembap.
Baca Juga: Pasca Gempa Mentawai, BPBD Sumbar: Belum Ada Laporan Korban Jiwa dan Kerusakan!
"Mencuci (keramas) secara berlebihan umumnya tidak disarankan karena hal ini dapat menghilangkan minyak alami dan kelembapan kulit kepala," kata Yong melansir Antara Selasa (25/4/2023).
Chia sependapat dengan hal itu dan menambahkan bahwa kulit kepala yang kering juga dapat menyebabkan bau tak sedap. Menurutnya, dehidrasi dapat menyebabkan kulit kepala mengompensasinya secara berlebihan yakni dengan memproduksi lebih banyak sebum.
"Sama pentingnya dengan keramas, menghidrasi kulit kepala kita juga sama pentingnya," ungkapnya.
Segera keringkan rambut setelah keramas. Chia mengatakan rambut lembap bisa menyebabkan kulit kepala memproduksi lebih banyak sebum, terlebih lagi jika seseorang memiliki rambut yang sangat tebal.
Jamur dan bakteri penyebab bau tumbuh subur di lingkungan yang lembap. Hal itu juga yang menjadi alasan pakaian yang belum dijemur terkadang berbau busuk.
Selain itu, seseorang juga bisa mempertimbangkan pembersihan mendalam setidaknya seminggu sekali untuk membantu menghilangkan sebum, kulit mati, dan penumpukan produk.
Tag
Berita Terkait
-
Kulit Kepala Berminyak, Shireen Sungkar Ungkap Pentingnya Jaga Kesehatan Rambut Meski Pakai Hijab
-
5 Bahan Alami yang Bisa Hilangkan Ketombe dengan Mudah dan Ampuh
-
Olahraga Tenis Bikin Kepala Enzy Storia Kering Hingga Keramas Tiap Hari, Bahaya Gak Sih?
-
Sering Mengganggu Penampilan, Kenali 6 Penyebab Rambut Bercabang
-
3 Cara Perawatan Rambut Alami Pakai Wortel, Bikin Makin Lebat dan Sehat
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi
-
Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan
-
BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru