Suara Sumatera - Netizen di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) tengah heboh membahas mengenai penonton film horor Khanzab yang kesurupan di bioskop Opi Mall.
Video itu kemudian viral di media sosial, dengan ramai komentar netizen. Video berdurasi pendek tersebut terdengar bagaaimana suara salah satu penonton wanita yang meraung, menangis dan menjerit histeris.
Tampak perekam video tersebut merupakan penton yang tidak jauh dari lokasi sang wanita yang alami kesurupan. Di video terlihat sejumlah penonton yang berada di samping wanita tersebut berusaha membantu dengan menenangkan.
Sementara film Khanzab masih terus diputar oleh pihak bioskop walau ada penontonnya yang mengalami kesurupan. Situasi makin tegang ketika wanita tersebut kemudian makinn menjerit dan meraung.
Bahkan perekam video pun meminta kekasih prianya menjauh dari wanita yang alami kesurupan tersebut. Si wanita perekam video kemudian juga tampak ketakutan.
Meski video ini berdurasi pendek, namun komentar dari netizen cukup ramai mengomentari peristiwa ini. Salah satu akun yang memberikan video peristiwa ini adalah @palembangterkiniofficial.
Dia menuliskan narasi jika pada Sabtu (29/4/2023) terdapat wanita kesurupan di Opi Mall Palembang. "Min smlm ini min,lantak nonton khanzab kesurupan di oppi mall.," ujar narasi tersebut.
Netizen kemudian ramai mengomentari video peristiwa tersebut, namun tidak sedikit yang meyangsikan peristiwa tersebut.
"la kesringan ini min, tiap rilis kesurupan tu la penonton film horor indo, modal murah buat viral. mending pake duitnyo sedekah yang butuh dibanding beli tiket nonton filem setan dak jelas," ujar netizen.
Baca Juga: Profil Prabowo Subianto: Bakal Capres 2024 yang Punya Trah Ningrat
"Bukan kesurupan.. Cubo cek dulu cowo nyo ado apo idak disamping nyo. , jangan jangan abis di putuske cowo nyo tu lah dalem bioskop.. Makonyo nangiss meraung-raung itu cewe," saut netizen lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Detik-Detik Agya Silver Terjun ke Sungai Komering, Sekeluarga Warga Lampung Tewas
-
Beda Dukungan Capres, Gubernur Herman Deru Tak Mau Bersaing Dengan Wagub Mawardi Yahya di Pilgub Sumsel 2024
-
Produksi Melonjak 17 Ton Per Hari, Perajin Pempek Alami Kekurangan Bahan Baku
-
Makjleb! Alasan Wagub Mawardi Yahya Merapat ke Partai Prabowo Subianto: Di Golkar Saya Sudah Tidak Dipercaya
-
Ratusan Ikan di Kolam Retensi Mal Palembang Icon Mati, Diduga Karena Limbah
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka
-
Yuk Nonton Maestro Tenor Andrea Bocelli di Borobudur, Pertemuan Mahakarya Dunia dan Warisan Budaya
-
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit ke Flores, Hasto: Bantu Korban Tanpa Lihat Pilihan Politik
-
Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Kumpulkan Donasi Rp5,8 Miliar
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan