Suara Sumatera - Kisah asmara Nikita Mirzani dengan Antonio Dedola berujung saling serang. Padahal, bule Jerman itu sudah bela-belain jadi mualaf demi mempersunting Nikita.
Antonio Dedola mengungkapkan bahwa ia diminta lagi barang-barang pemberian dari Nikita Mirzani. Dia pun mengajukan syarat atas permintaan Nikita Mirzani tersebut yakni biaya ganti rugi kencan selama ini.
"Aku ingin uangku kembali kalau kamu meminta lagi semua barang yang sudah kamu berikan kepadaku, 40 ribu Swiss Franc," kata Antonio Dedola, dikutip dari Matamata.com, Selasa (2/5/2023).
Lantas, Nikita Mirzani pun menagih biaya berhubungan seks kepada Antonio Dedola sebesar Rp 3 miliar.
"Kalau begitu, kamu juga harus kembalikan uangku dan bayar biaya tidur denganku. Kira-kira Rp 3 miliar, kamu punya uang Rp3 miliar," ujar Nikita Mirzani.
Selepas ditagih biaya berhubungan seksual, Antonio Dedola pun spontan mengutarakan keluhannya. Dia mengaku tidak habis pikir dengan Nikita Mirzani.
"Dia bisa meminta semuanya kembali, sedangkan aku tidak. Kupikir dia kaya? Kenapa dia ingin semuanya kembali? Dan juga ingin dibayar untuk seks?" sambung Antonio Dedola.
Kabar Nikita Mirzani menagih Antonio Dedola biaya berhubungan seks sebesar Rp 3 miliar ini viral dan menyebar luas di sejumlah akun gosip.
"Duh bikin," tulis akun gosip Instagram @lambe_danu, dikutip pada Selasa (2/5/2023).
Baca Juga: CEK FAKTA: Agnez Mo Dibunuh OTK hingga Meninggal Dunia di Amerika, Benarkah?
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam. Beberapa melontarkan kritik pedas untuk Nikita Mirzani yang menagih biaya hubungan seksual kepada suami sendiri.
"Namanya jiwa lontong. Ya gitu deh bawaannya kalau udah digituin bayar dong, kalau gak bayar ngamuk-ngamuk," tulis seorang netizen.
"Definisi si paling playing victim. Jelas-jelas da duluan yang mancing-mancing minta ganti rugi," tutur netizen lain.
"Mantan lontong ya udah kebiasaan minta dibayar abis wik-wik," kata netizen yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Ungkap Gaji Polisi Antonio Dedola: Cuma Rp20 Juta Sebulan, Makanya Pindah ke Bali
-
Antonio Dedola Minta Cincin Nikah Dikembalikan, Nikita Mirzani Ngamuk: Gue Mungut Lu dari Bali!
-
Nikita Mirzani Minta Balikan Rp3 Miliar buat Biaya Berhubungan Seks, Antonio Dedola: Kupikir Dia Kaya
-
Nikita Mirzani Salah Pilih Lawan, Suami Bule Bongkar Pekerjaannya di Jerman, Ternyata Ini
-
Nikita Mirzani Ditinggal Antonio Dedola, Komentar Menohok Bunda Corla Viral Lagi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih