Suara Sumatera - Dunia pendidikaan di Musi Rawas Sumatera Selatan (Sumsel) tengah menjadi pembahasan publik. Seorang guru bernama Sularno kekinian terancam hukuman 1 tahun penjara karena melakukan penganiayaan terhadap muridnya.
Dalam sidang tuntutan sebelumnya, Sularno didakwa menganiayaan terhadap muridnya sendiri, KV (9 tahun). Penyebabnya karena murid tersebut dihukum akibat tidak hafal tugas yang diberikan guru Sularno.
Jaksa Penuntut Umum menuntut Sularno dengan hukuman pidana 1 tahun penjara dan denda Rp60 juta.
Dikatakan Ketua PGRI Musi Rawas, Raslim jika aksi yang dilakukan ribuan guru ialah bentuk solidaritas terhadap Sularno yang terancam dipenjara karena menghukum muridnya sendiri.
Disebutkan aksi yang dilakukan dalam sidang pledoi atau pembelaan diwarnai aksi dari rekan sejawat. Mereka mendukung Sularno baik melalui datang langsung ke sidang, maupun mengajak masyarakat mendukung Sularno.
"Aksi ini bentuk solidaritas kita sesama rekan sejawat,” ujar Raslim, Ketua PGRI Musi Rawas. Dukungan terhadap Sularno ini menggema di media sosial via whatsapp dan facebook. Dukungan meluas lewat hastag #SaveGuruSularno.
Tagar SaveGuruSularno pun ramai dibahas di media sosial instagram. Salah satu akun yang membagikan ini ialah InfoLubuklinggau.
Publik pun kemudian ramai mengomentari kasus ini.
Mereka menyebut proses penghukuman sebenarnya bukan seberapa besar jenis hukumannya, namun mampu mengubah sang murid menjadi lebih bisa memahami pelajarannya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Nikita Mirzani Bayar Orang Demi Ancam Antonio Dedola, Benarkah?
"Ya begini cerminan pendidikan di Indonesia, dilema !!, kt mesti cerdas menilai apkah hukuman itu bentuk dr edukasi atau bukan & tdk serta merta urusan sllu ke jeruji. Mkanya skrang adab ank² kt memprihatinkan krn yg begini²an," ujar netizen.
"Dak heran kalo anak2 sekarang maaf kebanyakanbodoh dalam belajar tapi pinter dalam maen gedjet.. Karno orang tuo wali murid sendiri dak peka terhadap anak.. Tau dio anak nyo nak bagus bae.. Salah benar biarlah.. Cakmnao kami dulu. Ribut dikelas bae dipukul guru pakek mistar panjang.. Dak ado nak ngelapor samo wong tuo.. Sakit tanggung.. Namonyo wilayah sekolah jadi melok aturan sekolah. Kalo dak galak diatur suruh sekolah dwek dirumah," sambung netizen.
Berita Terkait
-
Rombongan Wisatawan Palembang Terseret Ombak Pantai Panjang Bengkulu, 3 Meninggal Dunia
-
Mantan Narapidana Bisa Nyaleg di Sumsel, Begini Syaratnya
-
Isi Liburan, Museum Balaputra Dewa Palembang Promosikan Paket Kunjungan Edukasi bagi Pelajar
-
Buruh di Palembang Tuntut Pemerintah Tunaikan Keputusan MK, Perbaikan UU Cipta Kerja
-
Kadis PUPR Lubuklinggau Ahmad Asril Viral Karena Berharta Rp57 Miliar, Kadis Terkaya di Sumsel
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
6 Produk Zojirushi Terlaris di Blibli
-
Aksi Pemain Abroad Timnas Indonesia di Luar Negeri: Kevin Diks Cedera, Maarten Paes Gahar
-
Puji Dampak IBL All-Star 2026, Ditjen Imigrasi Bentuk Tim Permudah Masuknya Pemain Asing
-
Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa
-
Tak Peduli Keselamatan Pemain, FIFA Tolak Permintaan Iran Main di Meksiko
-
Iran Ngotot Pungut Biaya di Selat Hormuz, PBB: Pelanggaran Hukum Internasional
-
Sebut Saiful Mujani Elite Kaya Raya, Habiburokhman: Waspadai Propaganda Hitam Berkedok Kritik
-
Perundingan Damai Gagal, Armada Angkatan Laut Iran Siap Tempur di Selat Hormuz
-
5 Mesin Kopi Philips Terbaik 2026
-
Perundingan Damai Gagal, Pemerintah Serukan Rakyat Iran Turun ke Jalan Tantang AS