/
Selasa, 02 Mei 2023 | 15:35 WIB
Pak Guru Sularno (Instagram)

Suara Sumatera - Dunia pendidikaan di Musi Rawas Sumatera Selatan (Sumsel) tengah menjadi pembahasan publik. Seorang guru bernama Sularno kekinian terancam hukuman 1 tahun penjara karena melakukan penganiayaan terhadap muridnya.

Dalam sidang tuntutan sebelumnya, Sularno didakwa menganiayaan terhadap muridnya sendiri, KV (9 tahun). Penyebabnya karena murid tersebut dihukum akibat tidak hafal tugas yang diberikan guru Sularno.

Jaksa Penuntut Umum menuntut Sularno dengan hukuman pidana 1 tahun penjara dan denda Rp60 juta.

Dikatakan Ketua PGRI Musi Rawas, Raslim jika aksi yang dilakukan ribuan guru ialah bentuk solidaritas terhadap Sularno yang terancam dipenjara karena menghukum muridnya sendiri.

Disebutkan aksi yang dilakukan dalam sidang pledoi atau pembelaan diwarnai aksi dari rekan sejawat. Mereka mendukung Sularno baik melalui datang langsung ke sidang, maupun mengajak masyarakat mendukung Sularno.

"Aksi ini bentuk solidaritas kita sesama rekan sejawat,” ujar Raslim, Ketua PGRI Musi Rawas. Dukungan terhadap Sularno ini menggema di media sosial via whatsapp dan facebook. Dukungan meluas lewat hastag #SaveGuruSularno.

Tagar SaveGuruSularno pun ramai dibahas di media sosial instagram. Salah satu akun yang membagikan ini ialah InfoLubuklinggau.

Publik pun kemudian ramai mengomentari kasus ini.

Mereka menyebut proses penghukuman sebenarnya bukan seberapa besar jenis hukumannya, namun mampu mengubah sang murid menjadi lebih bisa memahami pelajarannya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Nikita Mirzani Bayar Orang Demi Ancam Antonio Dedola, Benarkah?

"Ya begini cerminan pendidikan di Indonesia, dilema !!, kt mesti cerdas menilai apkah hukuman itu bentuk dr edukasi atau bukan & tdk serta merta urusan sllu ke jeruji. Mkanya skrang adab ank² kt memprihatinkan krn yg begini²an," ujar netizen.

"Dak heran kalo anak2 sekarang maaf kebanyakanbodoh dalam belajar tapi pinter dalam maen gedjet.. Karno orang tuo wali murid sendiri dak peka terhadap anak.. Tau dio anak nyo nak bagus bae.. Salah benar biarlah.. Cakmnao kami dulu. Ribut dikelas bae dipukul guru pakek mistar panjang.. Dak ado nak ngelapor samo wong tuo.. Sakit tanggung.. Namonyo wilayah sekolah jadi melok aturan sekolah. Kalo dak galak diatur suruh sekolah dwek dirumah," sambung netizen.

Load More