Suara Sumatera - Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel diminta agar segera melakukan penahanan terhadap tersangka Lina Mukherjee. Hal ini guna menjawab kegelisahan sejumlah umat muslim di Palembang, Sumsel.
Sejumlah umat muslim tergabung dalam Forum Umat Islam Sumsel mendatangi Polda Sumsel, Senin (15/5/2023). Kedatangannya guna mendorong penyidikan terhadap perkara dugaan pelanggaran ITE dan Penistaan Agama yang dilakukan oleh Lina Mukherjee mendapat titik terang.
Hal itu juga didasari oleh pihak pelapor yang tak lain merupakan warga palembang yang diketahui adalah Syarif Hidayat dan kuasa hukumnya Sapriadi Syamsuddin.
Kasus yang menjerat Lina Mukherjee ini masih dalam proses penyidikan, bahkan Lina Mukherjee juga sudah menjalani berita acara pemeriksaan (BAP) tambahan ketika melaksanakan wajib lapor perdananya beberapa waktu lalu.
Umar Said mengungkapkan jika pihak pelapor justru didesak melakukan perdamaian dengan Lina Mukherjee. “Ini sama halnya dengan mengkriminalisasi pelapor, sampai pelapor ini menarik diri damai dengan Lina pasti banyak orang berkata ada apa dengan terlapor,” tuturnya.
Umar Said juga menyampaikan kedatangan pihaknya juga berharap Polda Sumsel melakukan penahanan terhadap tersangka Lina Mukherjee yang diketahui mendapat sangkaan hukuman penjara di atas lima tahun.
Kedatangan sejumlah umat muslim di palembang yang hendak melakukan pertemuan dengan Kapolda Sumsel dibatalkan.
Penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel kembali melakukan pemeriksaan dalam rangka berita acara pemeriksaan (BAP) tambahan terhadap Lina Mukherjee.
Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Agung Marlianto menjelaskan selain wajib lapor kedatangan Lina Mukherjee juga kembali untuk dilakukan BAP tambahan.
Baca Juga: Jaksa Agung Perintahkan Kejati Sumut Segera Hukum Oknum Jaksa Pelaku 'Bisnis Pemerasan'
“Ada sekitar 15 pertanyaan dalam BAP tambahan tadi,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Viral Kekerasan Diksar Diduga di Sekolah Palembang, Publik Mengecam
-
Dibandingkan Dengan Pasar Cinde, Renovasi Pasar 16 Ilir Palembang Diragukan Berhasil
-
Jumlah Pemilih di Palembang Capai 1,2 Juta Tersebar di 4772 TPS
-
Menjadi PTN-BH, Unsri Klaim Banyak Keuntungan Sebagai Universitas Otonom
-
Polemik Pemilihan Bupati Muara Enim Kaffah yang Divonis Tak Sah oleh PTUN
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Danantara Indonesia dan PLN Salurkan 5.000 Paket Perlengkapan Sekolah ke Tiga Provinsi di Indonesia
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
- Media Iran Yakin Benjamin Netanyahu Sudah Meninggal Dunia, Video Ini Jadi Bukti
Pilihan
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
-
Timur Tengah Memanas, RI Resmi Setop Seluruh Penerbangan Internasional!
-
Israel Klaim Tewaskan Ali Larijani, Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
AFC Resmi Coret Timnas Malaysia, Vietnam Lolos ke Piala Asia 2027
-
Iran Tolak Main di AS! Minta FIFA Pindahkan Laga Piala Dunia 2026 ke Meksiko
Terkini
-
25 Ucapan Idul Fitri 2026 Paling Menyentuh Hati untuk Orang Tua dan Mertua
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Jalintim Jambi-Palembang Lumpuh! Truk Sudah Ditahan, Macet di Muba Tak Kunjung Usai
-
Kawasaki KLE 500, Moge Adventure Murah Siap Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir
-
Lebih Awal Lebih Tenang: Hindari Puncak Mudik, Puluhan Ribu Perantau Serbu Terminal Guntur Garut
-
Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik
-
33 Kode Redeem FC Mobile 17 Maret 2026: Event Ramadan Beri Kartu Bintang OVR 117 Cuma-Cuma
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket