Suara Sumatera - Ganjar Pranowo diusung menjadi bakal calon presiden (Capres) oleh PDIP untuk bertarung di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Sejumlah tokoh disebut menjadi pendamping alias calon wakil presiden (Cawapres) Gubernur Jawa Tengah itu di Pilpres. Salah satunya Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
Nasaruddin Umar disebut akan menjadi bakal cawapres Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. Kabar tersebut semakin berhembus kencang tak kala momen kebersamaan mereka tersebar di media sosial.
Di antaranya momen saat Ganjar dan Nasaruddin Umar menghadiri halal bihalal di Lapangan Tikala, Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Kamis (18/5/2023).
Ganjar dan Nasaruddin memuji masyarakat yang dipenuhi rasa toleransi. Menurut Ganjar, toleransi merupakan investasi yang tidak mudah dan harus dirawat terus menerus.
"Kelak di kemudian hari jadi modal sosial kita, modal politik kita, modal ekonomi kita, untuk bisa hidup dan damai,” jelas Ganjar.
Dalam acara tersebut berbagai pertunjukkan seni dan budaya lokal ditampilkan. Termasuk tarian Reog Ponorogo, hingga lagu kerohanian Islam yang ditampilkan kelompok choir.
Kehadiran Ganjar mengundang antusiasme warga yang hadir di halal bihalal tersebut. Puluhan orang perlahan bergerak ke tengah dan mengerubungi Ganjar.
Masing-masing berusaha bersalaman dengan Ganjar, atau sekadar mengambil foto bersama Ganjar.
Baca Juga: Sembari Buka Paripurna DPR soal RAPBN 2024, Ketua DPR RI Apresiasi Timnas di SEA Games 2023
Ia lalu mengucapkan ungkapan mohon maaf lahir dan batin bagi warga Sulawesi Utara beragama Islam usai Idul Fitri, sekaligus selamat merayakan kenaikan Isa Almasih bagi umat Kristiani.
“Saya ingin menyampaikan selamat menjalankan kegiatan yang sangat menyenangkan dan menggembirakan, dan tentu mohon maaf lahir batin. Salam saya untuk keluarga,” sebut Ganjar.
Kader PDIP tersebut dalam sambutannya mengatakan bahwa dirinya merasa terhormat atas penerimaan warga Sulut terhadap dirinya.
Bagi Ganjar, Sulawesi Utara adalah wilayah dengan keramahan warga dan kekayaan kuliner yang sangat luar biasa.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, Nasaruddin Umar juga berbicara banyak mengenai makna kata halal bihalal, dan kaitannya dengan Islam.
Nasaruddin berbicara soal makna terdalam Islam adalah cinta. Ia kemudian memuji Sulawesi Utara dan Manado yang menghidupi dan menunjukkan diri sebagai kota toleransi.
“Kota Manado itu percontohan kota toleran. Sulawesi Utara ini adalah Indonesia kecil. Tadi ditampilkan kesenian Jawa di tempat ini. Di sinilah tampak konfigurasi agama dan budaya yang bagus. Kita pantas mengenang Sulut dan Manado sebagai percontohan kota toleransi,” kata Nasaruddin Umar.
Ganjar hadir bersama Nasaruddin Umar di tengah ramainya isu terkait Nasaruddin Umar sebagai sosok calon wakil presiden yang akan mendampingi Ganjar.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga