/
Rabu, 31 Mei 2023 | 16:53 WIB
Inara Rusli. (Instagram/mommy_starla)

Suara Sumatera - Rumah tangga Virgoun dan sang istri, Inara Rusli tampaknya memang tidak terselamatkan lagi. Dalam gugatan cerai sang istri, Virgoun diminta nafkah sampai dengan angka Rp10 miliar.

Angka itu belum termasuk dengan nafkah bulanan yang mencapai Rp50 juta perbulan. Selain itu, ada nafkah anak Rp60 juta perbulan. Dengan jumlah itu, Virgoun diminta mengeluarkan uang Rp110 juta bagi ketiga anaknnya.

Keinginan ini tertuang dalam tujuh poin tuntutan dalam gugatan tersebut, termasuk soal besaran nafkah. Inara Rusli juga menuntut bayaran nafkah mut'ah sebesar Rp10 miliar dan iddah Rp2 miliar.

Jumlah ini diperhitungkan sesuai dengan perbuatan Virgoun menyakiti perasaannya.

"Iya (bayaran sakit hati), ada ke sananya juga sih," kata Inara Rusli kepada awak media, Selasa (30/5/2023).

Hal yang berbeda ditampilkan Virgoun. Melalui kuasa hukumnya, Wijayono Hadi Sukrisno, pihak Virgoun terkesan santai.

"Dia (Virgoun) nikmatin aja, semua gugatan dari pihak sana kita nikmatin aja, helai demi helai kita baca," kata Wijayono ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Rabu (31/5/2023).

Menurut ia, Inara berhak menulis apa pun di dalam gugatannya.

"Termasuk itu materinya. Sama seperti gugatan lain, kan boleh aja memasukan perceraian, terus masalah nafkah iddah, anak, mut'ah, hadhanah, gono-gini, cuma berpulang apakah bukti mendukung atau tidak," kata Wijayono.

Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi UMKM, Pegadaian Gelar Program GadePreneur

Inara Rusli langsung ajukan gugatan cerai setelah Virgoun mencabut permohonan talak di Pengadilan Agama Jakarta Barat. Virgoun mencabut permohonan dengan alasan ingin mengubah poin tuntutan, termasuk soal hak asuh anak.

Sidang perceraian perdana keduanya dengan agenda mediasi telah dilaksanakan pada Rabu (31/5/2023). Namun sidang ditunda karena Virgoun dan Inara Rusli absen.

Load More