Suara Sumatera - Aksi Laura Meizani alias Lolly membongkar aib Nikita Mirzani, membuat Nikita pasrah.
Sebagai ibu kandung, Nikita Mirzani memohon doa kepada Tuhan agar anaknya, Lolly, mendapat hukuman.
Awalnya Nikita Mirzani bercerita punya kebiasaan baru yaitu membaca buku sebelum tidur. Pada saat itu, Nikita mengaku ingin membaca Alquran.
"Entah kenapa, malam ini saya ingin membaca Alquran yang ada terjemahannya, dan yang keluar ayat ini 23," tulis Nikita Mirzani sembari memperlihatkan Alquran yang ia baca.
Nikita Mirzani lalu mengatakan ia mengikhlaskan semua yang terjadi padanya sembari memohon kepada Tuhan agar menghukum anaknya, Lolly.
"Mulai malam ini saya pasrahkan ya Allah, saya ikhlaskan semua yang terjadi. Hukumlah anak saya yang sudah memfitnah ibu kandungnya yang mengandung dan melahirkan serta merawat dia sedari kecil dengan penuh kasih dan sayang," ujar Nikita Mirzani.
Nikita menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan apa yang akan terjadi pada Lolly. Menurut Nikita Mirzani, semua perbuatan Lolly terhadapnya akan menjadi pelajaran hidup bagi Lolly sendiri.
Nikita mengakui selama ini bukan ibu yang baik bagi anak-anaknya. Tapi ia memastikan dirinya akan berkorban demi kebahagiaan semua buah hatinya termasuk Lolly.
"Mungkin saya bukan seorang ibu yang baik untuk anak saya yang spesial ini. Tapi percaya lah apapun akan saya korbankan dan lakukan demi kebahagian buah hati saya dan masa depan nya," kata Nikita Mirzani.
Baca Juga: Orangtua TikToker Ini Panggil Pengusiran Setan karena Anaknya Gay, Padahal Dampaknya Bahaya Banget
Sejumlah netizen merasa kecewa dengan sikap Nikita Mirzani yang mendoakan sesuatu yang jelek terhadap Lolly.
"Kalo gue sih akan mengalah demi anak.. Ga bakal mau doain anak gue yang engga engga," komentar netizen.
"Serem banget doanya 'hukumlah' meskipun kecewa banget sama anak tapi bukankah sebaiknya jangan sampe keluar kata-kata seperti itu ya," imbuh netizen yang lain.
"Ngeri banget bacanya. Lolly ingat lah ini, ibumu ibumu ibumu baru ayahmu, seharusnya Loly takut kalo ibumu udah berkata seperti ini," timpal lainnya.
Berita Terkait
-
Mengejutkan, Lolly Mengaku Sering Diancam Dibunuh oleh Nikita Mirzani
-
Ikhlas Difitnah Anak Kandung, Nikita Mirzani Minta Tuhan Hukum Lolly
-
Nikita Mirzani Kuliti Aib Lolly Habis-habisan, Arya Saloka dan Putri Anne Diduga Pisah Rumah
-
Sambil Nangis Histeris, Lolly Bandingkan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola: Dia Selalu Ngertiin Aku Kalau Mimi Nggak!
-
Balik Bongkar Borok Lolly Usai Merasa Difitnah, Nikita Mirzani: Ibumu Jangan Dilawan!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?