Suara Sumatera - Perseteruan Nikita Mirzani dengan sang putri, Laura Meizani alias Lolly melebar ke mana-mana. Polemik ini bermula dari ribut-ribut dengan Antonio Dedola.
Diketahui sebelumnya, hubungan Nikita Mirzani dan Antonio Dedola berakhir perseteruan serta menyeret Lolly. Sementara itu, Lolly kini ada di pihak Antonio.
Baru-baru ini, Nikita Mirzani meminta netizen membuat open donasi untuk Lolly. Hal itu disampaikan oleh Nikita Mirzani karena geram melihat netizen mengasihani Lolly.
Akibatnya, Nikita Mirzani diserbu cibiran warganet.
"Kasihan aja sama itu anak. Kalau perlu kalian buka open donasi deh. Daripada itu anak main handphone mulu, ditegur terus sama gurunya, sama sekolahannya," kata wanita 37 tahun itu, mengutip akun Instagram lambe__danu pada Kamis (8/6/2023).
"Mending kalian open donasi sekalian ya. Daripada kasihan kasihan. Kalau kalian kasihan kalian bantuin bayarin sekolahnya itu baru betul," sambung Nikita Mirzani.
Lebih lanjut, ia kemudian membeberkan bahwa Lolly sebetulnya sedang stres lantaran tak punya uang. Sebagai ibu, dia mengaku sangat paham dengan sifat anaknya yang satu ini.
"Dia itu stress karena nggak punya uang. Dia itu bingung nggak punya uang. Saya tahu betul anak saya," kata Nikita lagi.
Pernyataan Nikita sontak justru menuai cibiran lantaran meminta agar ada yang membuka donasi untuk Lolly.
Baca Juga: Modus Penipuan Jual Tiket Coldplay Masih Marak, Satu Pelaku Baru di Jakarta Barat Tertangkap!
"Bilang aja nggak mampu biayain sekolah. Kok nggak malu minta open donasi. Katanya nitizen miskin, sebulan penghasilan Rp1 M, tapi ngemis-ngemis sama netizen," komentar netizen.
"Open donasi? Enakan situ dong. Anaknya udah nggak bisa disuruh kerja live kayak di Indonesia. Jadi sekarang suruh open donasi? Lawak. Bukan masalah nominal uangnya, tapi akses bayarnya cuma bisa di wali biologis woy," sebut warganet.
"Kalau kasihan open donasi. Dih emak apaan kayak gitu. Terus uztas dan ustazah mana yang nasihatin dia sementara tahu emaknya model gini. Emang mending dianyepin beritanya. Beneran udah nggak menarik lagi lho. Membosankan!" tulis netizen.
Di sisi lain, ada juga netizen yang justru semakin merasa kasihan dengan Lolly karena berseteru dengan ibunya sendiri.
"Kasihan si Lolly. Sumpah. Semoga aja dia nggak gila dan aneh-aneh," ujar warganet.
"Dia nggak mikir ya kalau anaknya bunuh diri atau jual narkoba atau punya sugar daddy atau prostitusi. Terus dia mau tetap salahkan anaknya? Kasihan beban mental anaknya," sahut yang lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien