Suara Sumatera - Penyanyi Putri Ariani mendapatkan Golden Buzzer dari Simon Cowell dalam acara pencarian bakat terbeken di Amerika, America's Got Talent.
Putri Ariani mendadak menjadi trending Twitter hingga menuai perbincangan di media. Bahkan, penampilan cewek berhijab kelahiran Bangkinang, Kampar, Riau ini disorot media asing.
Di balik prestasi aksinya memukau, America's Got Talent 2023, ternyata ada sederet kisah miris dalam perjalanan karir Putri Ariani di dunia musik.
Reni Alfianty, ibunda Putri Ariani mengisahkan pengalaman mirisnya sebelum sang anak viral usai tampil America's Got Talent belum lama ini.
Diketahui, sebelum tampil memukau di panggung America's Got Talent, Putri Ariani pernah menyabet juara 1 Indonesia's Got Talent 2014.
Dari sana nama Putri Ariani mulai dikenal publik, namun ternyata banyak kisah kurang menyenangkan yang ia alami sebagai seorang disabilias.
Putri Ariani dan sang ibunda mengungkapkan hal tersebut saat menjadi salah satu bintang tamu di acara FYP, yang dipandu oleh Raffi Ahmad dan Irfan Hakin pada 30 Agustus 2022.
Ibunda Putri mengungkapkan bahwa putrinya dulu seringkali tak dihargai saat ikut serta ajang tarik suara, dengan berbagai alasan.
"Itu waktu, ikut-ikut lomba juga pernah, itu tuh nggak dihargain banget. Udah nyanyi bagus kek gimana,'jelek banget sih nyanyinya,' kayak gitu," sebutnya seperti dikutip pada hari Minggu (11/6/2023).
Baca Juga: Eva Manurung Mulai Luluh? Berharap Virgoun Rujuk dengan Inara Rusli
Tak hanya perihal suara dan Bahasa Inggris yang seringkali dijadikan kambing hitam untuk tak meloloskan Putri, juri di beberapa lombanya pun menyinggung perihal gaya bernyanyi.
"Saya mau ngajarin juga gimana? Ya itulah Putri," lanjutnya.
Sebagai anak pertama dan cucu pertama dalam keluarga, Putri terlahir tak sempurna. Awalnya Reni pernah mengeluh dengan kondisi si anak, namun lama kelamaan, ia sadar bahwa Putri adalah anugrah dari Tuhan.
Putri Ariani bahkan sering mengingatkan sang Mama untuk jangan bersedih, sebab dirinya telah menikmati hidupnya saat ini dan tidak bisa melihat telah dianggap sebuah kenormalan.
"Ya karena Putri-kan ibaratnya bisa dibilang dari bayi banget, jadikan Putri tuh nggak tahu neglihat itu kayak gimana. Jadi ya menurut Putri ini adalah normal, gitu ya," ujar penyanyi bernama lengkap Ariani Nisma Putri itu.
Sekedar info, penyanyi bernama lengkap Ariani Nisma Putri tersebut ternyata merupakan remaja kelahiran Bangkinang, Kampar, Riau pada 31 Desember 2005.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan