/
Minggu, 25 Juni 2023 | 00:04 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (Suara.com/Bagaskara)

Suara Sumatera - PDI Perjuangan menggelar puncak peringatan Bulan Bung Karno di Stadion Gelora Bung Karno. Namun, PDIP tidak mengundang Partai Demokrat

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan tidak mengundang Demokrat karena acara itu adalah konsolidasi partai. Hasto mengaku menyampaikan permintaan maaf kepada Sekjen PD Teuku Riefky Harsya.

"Saya komunikasi dengan Mas Teuku Riefky mengenai acara ini. Karena ini memang adalah konsolidasi partai. Kami intens komunikasi dengan teman-teman Partai Demokrat," kata Hasto melansir Antara, Minggu (25/6/2023). 
 
Namun demikian, kata Hasto, PDIP mengundang partai politik lainnya untuk datang ke perayaan puncak peringatan Bulan Bung Karno. Menurut Hasto, Demokrat memiliki pandangan politik yang berbeda dengan PDIP.

Demokrat telah berkoalisi dengan Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).
 
"Sementara PDIP mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (capres) pada Pilpres 2024," ujarnya.

Untuk itu, Hasto tak ingin hubungan antara Demokrat dengan NasDem dan PKS menjadi renggang karena diundang ke acara partai yang beda pandangan politik.
 
"Saya bilang sama Mas Teuku Riefky, 'Mas mohon maaf karena Demokrat ini 'kan ada etika politik bersama dengan PKS, kemudian dengan Partai NasDem, yang penting komunikasi secara intens'," ungkap Hasto.
 
PDI Perjuangan akan terus berkomunikasi dengan Demokrat usai pada akhir pekan lalu kedua elite partai bertemu.

Jokowi semangati Ganjar Pranowo 

Presiden Jokowi memberikan semangat kepada bakal calon presiden dari PDIP Ganjar Pranowo dengan seruan semangat berjuang untuk menang di Pemilu 2024. 

"Saya hanya ingin menyampaikan selamat berjuang, semangat berjuang untuk menang. Untuk menang, untuk menang," jelas Jokowi.

Jokowi secara khusus memberikan pesan kepada Ganjar. Dirinya berpesan kepada seluruh kader PDIP untuk turut berpartisipasi dalam pemilihan gubernur, bupati, wali kota dan pemilihan presiden pada Pemilu 2024.

Baca Juga: Tanggapi Denny Indrayana Soal Anies Baswedan, AHY Minta Tak Ada Politisasi dan Kriminalisasi

Jokowi menekankan kembali pesan Bung Karno agar bangsa Indonesia tidak boleh terpecah dan harus bersatu padu, serta bergotong-royong.

"Bung Karno pernah mengatakan kita tidak boleh terpecah, jangan gontok-gontokan, jangan gebuk-gebukan, jangan fitnah-fitnah-an. Setop semuanya itu," cetus Jokowi.

Dirinya juga menyerukan kepada para pemuda untuk mengingat kata-kata Bung Karno, "warisi apinya, jangan abu-nya. Warisi semangatnya yang menyala-nyala".

Kata-kata tersebut menjadi semangat bagi pemuda untuk terus memperjuangkan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan dan membangun Indonesia Maju.

Load More