/
Jum'at, 30 Juni 2023 | 17:58 WIB
Ilustrasi Dewi Perssik. ([Adiyoga Priyambodo/Suara.com])

Suara Sumatera - Pedangdut Dewi Perssik tengah menjadi sorotan lantaran tengah berpolemik dengan Ketua RT terkait hewan kurban di Idul Adha tahun ini.

Dewi Perssik mengaku diminta untuk membayar uang Rp 100 juta. Kisruh tersebut meluas hingga jadi konsumsi publik karena disebarkan lewat media sosial. 

Di sisi lain, muncul pengakuan mengejutkan datang dari sang Ketua RT bernama Malkan yang dituduh Dewi Perssik telah menolak hewan kurbannya. 

Beda dari pengakuan Depe, dalam kanal YouTube Intens investigasi, Malkan mengaku tidak melakukan penolakan.

"Menurut Ustaz, Dewi Perssik mau menaruh hewan kurbannya di sini, silahkan. Sebenernya saya belum terima hari itu mengingat biaya menjaga sapi itu saya harus keluarkan. Tiba-tiba saya dapat informasi sapi itu mau diambil kembali, silahkan," kata Pak RT, dikutip Jumat (30/6/2023).

Malkan mengungkapkan bahwa saat itu, ia tengah mengobrol sama asistennya yang menjelaskan bahwa Dewi Perssik mau kurban sapi di tempat lain tapi membagikan daging-dagingnya ke sini.

"Kalau gitu, ada apa dong dengan saya? Sapi udah diserahin ke ente tiba-tiba diambil, gimana perasaan? Kok orang nggak percaya sama saya," ujar Pak RT.

Meski kesal, Pak RT tetap mempersilahkan asisten Dewi Perssik untuk mengambil sapi itu kembali, dengan catatan angkat sendiri.

Kemudian, beberapa kali pihak wanita yang akrab disebut mami Depe itu meminta tolong dibantu untuk proses pengangkatan sapi itu tapi ditolak.

Baca Juga: Akui Jokowi Guru Politik yang Hebat, Prabowo: Saya Ini 'Kurang' Politisi Makanya Kalah Terus

"Saya bukan orang profesional, seandainya terjadi sesuatu sama anak buah saya, sama saya pribadi atau apa, saya tolak, angkat aja sendiri dorong sendiri," ucapnya.

Bahkan pihak Dewi Perssik sempat menawarkan uang rokok buat pak RT jika membantu mengangkat sapi tersebut.

"Bos jangankan uang rokok 100 200 ribu 1 juta 2 juta 100 juta, saya nggak mau buat bantu angkat sapi itu. Saya tolak buat angkat itu sapi," jelasnya.

Lebih lanjut, Pak RT juga menjelaskan, jika pihaknya menyanggah apabila disebut ditolak karena sudah berbaik hati menjaga sapi kurban Dewi Perssik selama enam jam itu.

"Katanya sapinya ditolak, ditolak ko sampe di sini 6 jam, apa itu bentuk penolakan namanya? Dari jam 10 pagi sampai 4 sore," bebernya.

Diakui Malkan, selama tinggal di lingkungan tersebut, Dewi Perssik belum penah berkurban.

Load More