Suara Sumatera - Budayawan tanah air, Sujiwo Tejo, menyebut Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) nan tampil apa adanya.
Dari ketiga nama capres yang akan berlaga pada Pilpres 2024 mendatang, hanya Ketua Umum Partai Gerindra yang dinilai tidak plastik serta selalu tampil apa adanya di hadapan masyarakat luas.
“Yang apa adanya di antara tiga ini, tapi nanti aku dikira dukung Prabowo Subianto. Sorry, Lep, aku enggak dukung, tapi ya, dari tiga ini yang tidak plastik, sorry ya aku bukan dukung Prabowo Subianto, enggak,” kata Sujiwo Tejo.
“Yang tidak plastik Prabowo,” lanjut Sujiwo Tejo.
Capres Partai Gerindra itu mencuri perhatiannya lantaran selalu tampil apa adanya di berbagai kesempatan. Menurutnya, hal itu yang membedakannya dari kandidat capres yang lain. Kendati demikian, dia memberikan masukan kepada tim pemenangan dari capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo agar tampil apa adanya dan tidak ada yang dilebih-lebihkan.
“Maka kalau mau konsentrasi imbang, bikin Anies tidak plastik, bikin biasa aja gitunya gitu loh,” terang Sujiwo Tejo.
Secercah dukungan dari budayawan ternama Indonesia tersebut, tergambar pada hasil survei yang menyebutkan bahwa Prabowo Subianto saat ini menjadi capres yang memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilpres 2024 mendatang.
Dari skema tiga pilihan nama capres yang akan berlaga pada pesta rakyat 5 tahunan itu, menteri andalan Presiden Jokowi itu berhasil menempati peringkat teratas.
Prabowo Subianto berhasil merengkuh dukungan sebesar 37,2%. Disusul oleh Anies Baswedan dengan total suara mencapai 31,5% dan Ganjar Pranowo yang mengumpulkan elektabilitas mencapai 26,8%.
Baca Juga: Cetak Gol ke Gawang PSS Sleman, Performa Fernando Rodriguez Bikin Suporter Persis Solo Bingung
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Suara.com dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi
Berita Terkait
-
Arah Dukungan Jokowi di Pilpres 2024, Pengamat: Lebih Pilih Prabowo Ketimbang Ganjar
-
Kode Keras! Begini Alasan Effendi Simbolon PDIP Sebut Prabowo Cocok Jadi Nakhoda RI 2024
-
Prabowo Dinilai Berpeluang Besar Menangi Pilpres 2024, Ini Alasannya
-
Mau Anies Umumkan Cawapres Lebih Cepat, Partai Demokrat Ogah Deklarasi Dilakukan Last Minute
-
Inilah Publik Figur Pengguna Threads dengan Thread Terkocak
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK