Suara Sumatera - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sedang mencari Direktur Teknik (Dirtek) baru untuk menggantikan Indra Sjafri.
Ada kabar yang menyebutkan bahwa Joachim Low bakal menjadi Dirtek PSSI yang baru. Hal ini mengingat kriteria yang dimilikinya sama dengan bocoran dari Waketum PSSI, Zainudin Amali.
Dirinya mengatakan bahawa Dirtek PSSI yang baru merupakan mantan pemain bola dan berusia sekitar 60 tahunan. Benarkah Joachim Low Jadi Direktur Teknik PSSI?
Ketua Umum PSSI Erick Thohir membantahnya. Dirinya menegaskan bahwa itu adalah kesalahan besar menduga Joachim Low bakal menjadi Dirtek PSSI.
Erick mengatakan rasanya tidak mungkin merekrut sosok selevel Joachim Low. Apalagi saat ini masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi sepakbola Indonesia.
"Salah besar. Saya rasa tentu maunya maunya sebesar itu (Joachim Low). Tapi kita sendiri dari ranking 150 ditarget 100 beberapa tahun, jangka pendek lah. Tentu juga image sepak bola di Internasional masih kurang bagus," kata Erick dikutip Selasa (18/7/2023).
"Masih banyak sekali gaji telat, banyak juga perlindungan pemain dan pelatih tidak jelas. Jadi kalau ingin menarik pelatih sekelas itu ya kita harus bagus dulu," sambungnya.
Erick mengatakan bahwa sosok Dirtek PSSI yang baru tidak akan kalah bagus. Sosok itu bakal menjadi pendamping hingga Piala Dunia U-17 2023 berakhir.
Namun demikian, Erick masih menahan soal sosok Dirtek PSSI yang baru itu. Dirinya mengaku bakal mengumumkannya jika sudah sah.
Baca Juga: Satgas Anti Mafia Bola Usut Dugaan Pungli Seleksi Wasit Liga 1 dan 2, Panggil PSSI
"Dirtek yang akan kita tanda tangani untuk pendampingan selama 4 bulan juga bagus. Nanti diumumkan kalau sudah sah," katanya.
Berita Terkait
-
Satgas Anti Mafia Bola Usut Dugaan Pungli Seleksi Wasit Liga 1 dan 2, Panggil PSSI
-
Susunan Lengkap Komite Disiplin PSSI, Ada Eko Hendro, Asep Edwin hingga Hasani Abdulgani
-
Ini 2 Masalah Krusial Liga 1 yang Tak Kunjung Usai Menurut Erick Thohir
-
Susunan Komdis PSSI Era Erick Thohir: Hasani Abdulgani Comeback
-
Buntut Oknum Aremania Bikin Ricuh di Kediri, Erick Thohir Ancam Hukuman Pengurangan Poin
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Pakai Baju Adat Jawa ke Sekolah, Siswa SMAN 4 Yogyakarta Bangga Kenakan Gagrak
-
Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat
-
7 Kesalahan yang Bikin Kue Sagu Keju Hancur, Ini Cara Mengatasinya!
-
Prabowo Minta THR ASN Dibayar Tepat Waktu, Aplikator Bayar BHR Ojol Rp400 Ribu-Rp 1,6 Juta
-
Sidang Kabinet: Prabowo Minta Jajaran Beri Pelayanan Mudik Terbaik Hingga Diskon Tarif
-
Eskalasi Konflik Iran-AS-Israel Mulai 'Cekik' Biaya Ekspor RI ke Timur Tengah
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Wakil Ketua Komisi XIII DPR Kutuk Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Desak Aparat Usut Tuntas
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa