Suara Sumatera - Inara Rusli menuntut hak asuh anak jatuh ke dirinya pada gugatan cerai yang dilayangkan terhadap Virgoun.
Agar bisa mendapatkan hak asuh anak, Inara Rusli membeberkan sejumlah bukti pendukung saat sidang di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Rabu (26/7/2023) lalu.
Setidaknya lebih dari 50 bukti pendukung yang disodorkan pihak Inara Rusli. Salah satunya adalah hasil lab milik Virgoun.
Berdasarkan hasil lab darah itu, menurut Inara Rusli, Virgoun reaktif terhadap suatu penyakit.
"Ada tes lab darah, iya (reaktif)," ucap Inara Rusli usai sidang.
Namun kuasa hukum Inara Rusli belum mau menjelaskan lebih lanjut saat dimintai keterangan soal penyakit yang diderita Virgoun.
"Soal itu sama nggak mau jawab dulu. Belum diberikan hari ini," kata Arjana Bagaskara, kuasa hukum Inara Rusli.
Inara lalu membuka penyakit yang diderita Virgoun berdasarkan hasil lab tersebut. Menurut dia, sang suami menderita hepatitis bukan HIV.
"Ho'oh (hepatitis), nggak HIV," tambah Inara.
Baca Juga: 220 Pesepak Bola Muda Ikut Seleksi Timnas U-17 di Medan
Sementara itu pada agenda sidang selanjutnya, Inara berencana menghadirkan dokter sebagai saksi untuk menjelaskan bukti hasil lab tes darah tersebut kepada Majelis Hakim.
"Kami berusaha akan hadirkan dokter yang akan memberikan penilaian itu. Untuk menilai secara kedokteran itu seperti apa, dan maksudnya apa, itu secara medis," ucap Arjana Bagaskara.
Selain hasil lab Virgoun, Inara Rusli juga memiliki bukti lain berupa tangkap layar pesan yang berisi kata-kata kasar Virgoun terhadap dirinya.
Berita Terkait
-
5 Gejala Turun Peranakan yang sering Tidak Disadari oleh Wanita
-
Mengenal Lebih Jauh Tentang Bahaya dan Pencegahan Penyebaran Rabies
-
Virgoun Punya Penyakit, Inara Rusli Yakin Ketiga Hak Asuh Anak Akan Jatuh Padanya
-
Waspada! Ini 6 Penyakit Akibat Polusi Udara Jakarta yang Dapat Mengancam Anda!
-
Soal Kasus Perzinaan, Malah Keluarga Virgoun yang Minta Inara Rusli untuk Menghentikan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
Sarat Diskriminasi, Entourage Bali Ikut Disorot Pemerintah Australia
-
Karhutla Landa Kawasan Bromo, Empat Hektare Hutan Terbakar
-
Minat Menabung untuk Haji Meningkat, Tabungan Haji Bank Mega Syariah Melonjak 12 Persen
-
Pencuri Ayam di Bali Tewas Diamuk Massa di Depan Anaknya, KSP: Main Hakim Sendiri Bukan Budaya Kita!
-
Jangkau Wilayah Pelosok NTT, BRI Salurkan 82 Persen Total KUR di Nusa Tenggara Timur
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Bocoran Jadwal CPNS 2026, Menpan RB Ungkap Ketentuan Pembukaan Seleksi
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif