Suara Sumatera - Enji Baskoro beberapa waktu yang lalu mengungkapkan ingin bertemu dengan Bilqis yang merupakan anak dari pernikahannya dengan Ayu Ting Ting.
Pernyataan Enji Baskoro itu ternyata ditanggapi berbeda dari keluarga Ayu Ting Ting. Seiring dengan itu, beredar kabar Bilqis dilarikan ke rumah sakit pasca dibawa kabur Enji.
Tak hanya itu, disebutkan jug bahwa Ayu Ting Ting menjebloskan mantan suaminya ke penjara. Informasi tersebut disebarkan oleh kanal YouTube Vemi Liar pada Senin (7/8/2023).
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut;
"Ayu jebloskan Enji ke polisi. Miris! Usai dibawa kabur Enji, kondisi Bilqis drop. Ayu Ting Ting syok Bilqis terus panggil nama Enji".
Lalu benarkah Ayu Ting Ting mempolisikan Enji lantaran membawa kabur Bilqis yang sakit?
PENJELASAN
Dari penelusuran, tidak ada informasi yang valid terkait kabar Enji Baskoro membawa kabur Bilqis. Tak ada juga riwayat Bilqis jatuh sakit selepas dibawa kabur Enji hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Faktanya, dalam video berdurasi 3 menit 57 detik tersebut tidak memiliki narasi yang relevan dengan klaim dalam judul video.
Oleh karena itu, narasi yang menyebutkan Ayu Ting Ting mempolisikan Enji imbas membawa kabur Bilqis menjadi tidak valid.
Baca Juga: Obrolan Denny Caknan dengan Happy Asmara dan Bella Bonita Disorot: Beda Jauh
Alih-alih menjelaskan sikap Ayu Ting Ting yang mempolisikan Enji, narator malah membahas kondisi kesehatan Ayah Rozak yang menurun saat Lebaran.
Foto Enji, Ayu Ting Ting, dan Bilqis yang digunakan dalam bagian thumbnail merupakan editan semata untuk kepentingan mendukung klaim judul dan mendulang traffic.
KESIMPULAN
Berdasarkan penjelasan di atas, narasi yang menyebut Ayu Ting Ting mempolisikan Enji imbas membawa kabur Bilqis adalah hoaks.
Konten video yang diunggah oleh kanal YouTube Vemi Liar tersebut masuk ke dalam kategori konten koneksi yang salah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY