/
Minggu, 20 Agustus 2023 | 09:30 WIB
Erick Thohir. ([pssi.org])

Suara Sumatera - Menteri BUMN sekaligus Ketua PSSI Erick Thohir belakangan menuai perbincangan publik. Seiring dengan itu beredar kabar soal terungkapnya agama asli sang menteri.

Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 10 Juli 2023 dengan narasi sebagai berikut: 

"Hayyyaaa ketawan lu cekalang , lu ga bisa ngelak and bo'ong lagi aaaa......(3 emoticon ketawa)"

Video tersebut menampilkan Erik Thohir sedang dalam ruang dengan sejumlah orang dan terlihat ornamen dalam ruang tersebut bergaya oriental dan terdapat lilin.

Sementara pada video disematkan judul, "AGAMA ASLI ERIK TOHIR, SEDANG ACARA SEMBAYANG DENGAN KELUARGA".

Lantas benarkah terungkap agama asli Erick Thohir?

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, tidak ada informasi valid yang mengungkap agama asli sang menteri. 

Faktanya, klaim video yang mengungkap agama asli Erick Thohir, penelusuran mengarah pada unggahan video berjudul "Erick Thohir Nge Vlog di Vihara!!" yang dimuat akun YouTube Erick Thohir.

Dalam video tersebut merupakan kunjungan Erick ke sejumlah vihara untuk bersilaturahmi dengan umat Tionghoa. Video itu juga terdapat sosok yang identik saat mendampingi Erick dengan klaim video.

Baca Juga: Selain Mau Persija Menang, Thomas Doll Bidik Target Lain Melawan Arema FC

Video tersebut diberi keterangan berikut ini:

"Selamat merayakan Tahun baru Imlek 2022
Senang sekali bisa bersilaturahmi dengan umat Tionghoa yang merayakan Imlek di Vihara Amurva Bhumi, Vihara Sila Paramita, dan Vihara Ekayana Arama. Kami bertekad untuk terus menyebarkan kebaikan untuk sesama.
Masing-masing dari kita memiliki peran masing-masing di tahun macan air ini. Langkah kecil menyebarkan nilai solidaritas, cinta kasih, dan toleransi, akan berdampak besar untuk bangsa ini.".

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, klaim yang menyebut agama asli Erick Thohir terungkap merupakan kabar hoaks.

Dengan demikian, klaim video yang dibagian sebuah akun Facebook tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Load More