Suara Sumatera - Sebanyak tujuh negara disebutkan ikut Indonesia keluar dari kejuaraan tingkat Asia Tenggara, AFF karena dibubarkan FIFA. Meski informasi ini belum terverifikasi kebenarannya, namun banyak komentar yang terus mendukung timnas Indonesia keluar dari AFF.
Tujuh negara disebut bergabung pada EAFF, namun keluar dari AFF bahkan tujuh negara mengikuti jejak Indonesia. Adapun ketujuh negara yang mengikuti jejak Indonesia yakni negara Malaysia, Singapora, Timor Leste dan juga Myamar.
Desakan untuk keluar sekaligus membubarkan AFF disampaikan oleh pendukung timnas Indonesia kepada Ketua PSSI, Erick Thohir.
Salah satu akun menyampaikan informasi ini. Di akun YouTube Timnas Harapan TV disebutkan jika AFF dibubarkan akibat adanya mafia wasit.
"Alhamdulillah AFF di Bubarkan, 7 Negara Ini Ikut Indonesia keluar Dari AFF dan Gabung EAFF," tulis narasi YouTube tersebut.
Disebutkan juga pembubaran AFF juga diikuti oleh tujuh negara di Asia Tenggara. Timnas Indonesia akhirnya keluar dari AFF ke EAFF. Timnas Indonesia disebutkan jika sudah saatnya tidak berdiam diri mengenai kecurangan dan mafia wasit yang merugikan Indonesia.
Setidaknya sepanjang AFF, Indonesia dirugikan oleh 6 kebijakan wasit akibat kecurangan yang terindikasi mafia wasit.
Lalu apakah benar Indonesia diikuti oleh tujuh negara lain keluar dari AFF setelah dibubarkan FIFA karena mafia wasit?
CEK FAKTA:
Baca Juga: Sinopsis Drama Korea A Time Called You, Ketika Jeon Yeo Been Mencari Cinta di Masa Lalu
Di narasi video yang berdurasi berdurasi 3 menit tersebut disebutkan narator jika kekecewaan Indonesia telah memuncak. Kecurangan demi kecurangan disebutkan narator membuat Indonesia merugi.
Bahkan disebutkan narator jika Ketua PSSI Erick Thohir pun mengambil kebijakan tegas agar Indonesi keluar dari kejuaran Piala AFF tersebut.
Natator menyebutkan jika ada 7 negara lainnya yang mengikut Timnas Indonesia. Sayangnya sampai akhir video dengan judul narasi yang cukup menyakinkan tersebut, tidak terdapat keterangan resmi jika Indonesia keluar dari AFF.
Sampai akhir video tidak ada pemberitaan mengenai Indonesia yang keluar dari AFF. Sehingga informasi yang menyebutkan ada tujuh negaara mengikuti timnas Indonesia keluar dari AFF, ialah misinformasi yang merupakan berita hoaks.
PENJELASAN:
Sedari awal informasi yang dibagikan tidak ada kesinambungan antara judul dan isi informasi yang dibagikan. Karena narator hanya bersifat memberikan pendapatnya mengenai jika nantinya AFF dibubarkan FIFA, maka ada tujuh negara yang mengikuti timnas Indonesia.
Dengann demikian, informasi mengenai 7 negara yang ikut indonesia untuk keluar dari AFF memang belum terverifikasi.
Timnas Indonesia sendiri tidak bersikap untuk keluar dari Piala AFF.
Ketua PSSI, Erick Thohir mengevaluasi jadwal pertandingan baik liga di dalam negeri maupun timnas Indonesia dengan membawa nama bangsa. Sehingga nantinya jika ada kemungkinan laga tidak berkontribusi besar pada sepak bola Indonesia, maka keikutsertaannya bisa saja dievaluasi nantinya.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Berita Terkait
-
Kandidat Kuat Cawapres Prabowo Usai Cak Imin 'Membelot' ke Anies, Erick Thohir?
-
Sandy Walsh Terciduk Berada di Bandara Belanda, Siap Jemput Debut Bersama Timnas Indonesia?
-
Fakta Unik: Dalam Satu Bulan Timnas Indonesia Hadapi 2 Negara Ini 2 Kali
-
Penuhi Desakan Erick Thohir, Vietnam Dikeluarkan dari AFF?
-
Tak Disangka, Rival Berat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 Keok pada Laga Uji Coba
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi