/
Minggu, 03 September 2023 | 15:42 WIB
Vietnam dikeluarkan dari Piala AFF (YouTube)

Suara Sumatera - Polemik AFF terus menjadi perhatian publik, setelah Indonesia pun mengkritik kualitas wasit dalam ajang piala kejuaraan Asia Tenggara tersebut. Disebutkan jika Vietnam akhirnya dikeluarkan dari AFF karena desakan Ketua PSSI, Erick Thohir.

Meski informasi tersebut tidak benar alias hoaks, namun informasi tersebut ramai dikomentari warganet Indonesia. Salah satu akun yang membagikan itu yakni chanel YouTube Timnas Harapan TV.

Di akun YouTube disebutkan narasi yang mengungkapkan jika Vietnam mendapatkan hukuman karena menjalankan permainan nan tidak sehat saat final AFF.

Akun ini pun membagikan narasi yang cukup menyakinkan, "AFF PENUHI LAPORAN INDONESIA Vietnam Resmi Di Keluarkan Dari AFF, Dan langsung lakukan ini,". tulis narasi tersebut.

Adapun disebutkan Vietnam diberhentikan karena buntut Piala AFF yang dinilai berat sebelah akibat keputusan wasit.

Selain itu, Ketua PSSI Erick Thohir pun disebutkan mendesak FIFA dan AFF agar mengeluarkan Vietnam karena main mata dengan wasit saat ajang final tersebut?

Lalu apakah benar, Erick Thohir mendesak sehingga Vietnam dikeluarkan dari AFF?

CEK FAKTA:  

Berdasarkan penesuluran di video berdurasi 3 menit tersebut, narator memulai dengan menampilkan informasi jika Erick Thohir sudah melaporkan Vietnam.

Baca Juga: 6 Gangguan Proyek Kereta Cepat dari Awal Pembangunan Hingga Saat Ini

Narator terus saja, membahas mengenai sepak bola mengenai desakan Erick Thohir. Dalam laporan kepada AFF, adanya pelanggaran atas kompetisi yang disertai dengan bukti.

Narator hanya terus berpendapat mengenai jika benar adanya desakan Erick Thohir. Namun sampai akhirnya, narator mengakui tidak ada bukti yang membenarkan desakan Erick Thohir tersebut.

Sehingga sampai dengan akhir video tidak diketahui adanya desakan, dan pemberitaan mengenai Vietnam dikeluarkan dari AFF. Sampai akhir video, apa yang disampaikan narator ialah hanya berupa pendapat guna menaikan rating penontonnya.

Dengan demikian, dengan tidak adanya saling hubungan antara informasi yang dibagikan dan judul yang dibuat akun tersebut maka informasi tersebut tergolong mis informasi alias informasi bohong.

PENJELASAN

Adapun hal yang mendukung jika informasi itu belum terkonfirmasi ialah apa yang dibuatkan di judul tidak terdapat di informasi yang dibagikan.

Sementara narator hanya membacakan informasi tanpa menyebutkan sumbernya. Informasi yang dibagikan cenderung berupa pendapat dan upaya memancing penontonnya beropini mengenai informasi tersebut.

Apalagi kekinian, Indonesia pun tidak menyampaikan desakan pada AFF, seperti apa yang disampaikan di akun YouTube tersebut.

Catatan Redaksi:

Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).

Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.

Load More