Suara Sumatera - Polemik AFF terus menjadi perhatian publik, setelah Indonesia pun mengkritik kualitas wasit dalam ajang piala kejuaraan Asia Tenggara tersebut. Disebutkan jika Vietnam akhirnya dikeluarkan dari AFF karena desakan Ketua PSSI, Erick Thohir.
Meski informasi tersebut tidak benar alias hoaks, namun informasi tersebut ramai dikomentari warganet Indonesia. Salah satu akun yang membagikan itu yakni chanel YouTube Timnas Harapan TV.
Di akun YouTube disebutkan narasi yang mengungkapkan jika Vietnam mendapatkan hukuman karena menjalankan permainan nan tidak sehat saat final AFF.
Akun ini pun membagikan narasi yang cukup menyakinkan, "AFF PENUHI LAPORAN INDONESIA Vietnam Resmi Di Keluarkan Dari AFF, Dan langsung lakukan ini,". tulis narasi tersebut.
Adapun disebutkan Vietnam diberhentikan karena buntut Piala AFF yang dinilai berat sebelah akibat keputusan wasit.
Selain itu, Ketua PSSI Erick Thohir pun disebutkan mendesak FIFA dan AFF agar mengeluarkan Vietnam karena main mata dengan wasit saat ajang final tersebut?
Lalu apakah benar, Erick Thohir mendesak sehingga Vietnam dikeluarkan dari AFF?
CEK FAKTA:
Berdasarkan penesuluran di video berdurasi 3 menit tersebut, narator memulai dengan menampilkan informasi jika Erick Thohir sudah melaporkan Vietnam.
Baca Juga: 6 Gangguan Proyek Kereta Cepat dari Awal Pembangunan Hingga Saat Ini
Narator terus saja, membahas mengenai sepak bola mengenai desakan Erick Thohir. Dalam laporan kepada AFF, adanya pelanggaran atas kompetisi yang disertai dengan bukti.
Narator hanya terus berpendapat mengenai jika benar adanya desakan Erick Thohir. Namun sampai akhirnya, narator mengakui tidak ada bukti yang membenarkan desakan Erick Thohir tersebut.
Sehingga sampai dengan akhir video tidak diketahui adanya desakan, dan pemberitaan mengenai Vietnam dikeluarkan dari AFF. Sampai akhir video, apa yang disampaikan narator ialah hanya berupa pendapat guna menaikan rating penontonnya.
Dengan demikian, dengan tidak adanya saling hubungan antara informasi yang dibagikan dan judul yang dibuat akun tersebut maka informasi tersebut tergolong mis informasi alias informasi bohong.
PENJELASAN
Adapun hal yang mendukung jika informasi itu belum terkonfirmasi ialah apa yang dibuatkan di judul tidak terdapat di informasi yang dibagikan.
Sementara narator hanya membacakan informasi tanpa menyebutkan sumbernya. Informasi yang dibagikan cenderung berupa pendapat dan upaya memancing penontonnya beropini mengenai informasi tersebut.
Apalagi kekinian, Indonesia pun tidak menyampaikan desakan pada AFF, seperti apa yang disampaikan di akun YouTube tersebut.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Metro Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email cekfakta@suara.com.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Disangka, Rival Berat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 Keok pada Laga Uji Coba
-
Tak Dapat Panggilan Timnas Italia untuk Kualifikasi Piala Eropa 2024, Sudah Waktunya Emil Audero Bela Skuad Garuda?
-
Vietnam Tantang Erick Thohir Dan Indonesia di FIFA Match Day Buntut Kecewa AFF?
-
Media Vietnam Sebut Skuad Timnas Indonesia U-23 Bisa Raih Tiket ke Final Piala Asia U-23 2024
-
PAN Janji Utamakan Etika Politik Saat Usulkan Cawapres, Sindir PKB?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian
-
Dari Sisa Operasional Kopi Menjadi Barang Gaya Hidup, Ketika Keberlanjutan Tak Berhenti di Secangkir
-
4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah
-
Tujuh Perusahaan Antre IPO di BEI, Dua Punya Aset Jumbo
-
5 Motor Matic Bekas 10 Jutaan Terbaik: Ini Cara Cek Odometer Asli vs Direset