Suara Sumatera - Polisi akhirnya menangkap pria pelaku pembunuhan istrinya yang mayatnya ditemukan di dalam karung di Jalan Akasia, Bukit Kapur, Dumai.
Diketahui, wanita Kartini ditemukan tewas usai dihabisi suaminya berinisial S bersama kedua anaknya LZP (12) dan KT (14).
"Awalnya, kedua anak korban yang kami amankan, terakhir baru suami korban berinisial S," kata Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton dikutip dari Antara, Kamis (7/9/2023).
Kapolres mengungkapkan jika tersangka S yang merupakan pelaku utama berhasil ditangkap di wilayah Desa Labuhan Ratu, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur, Lampung.
"Pelaku dan tim reskrim baru tiba di Dumai pada Rabu (6/8/2023) malam," jelas Dhovan.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Dumai AKP Bayu Ramadhan mengungkapkan jika motif pembunuhan tersebut adalah dendam terhadap ibu mereka karena sering melakukan kekerasan terhadap anak-anaknya.
"Para pelaku merasa dendam. Mereka mengakui bahwa korban sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap anak-anaknya," paparnya.
Diketahui dalam kasus ini, pelaku LZP adalah anak kandung Kartini. Sementara anak tirinya yang bernama KT terlibat langsung dalam tindakan kekerasan terhadap korban. KT memukul Kartini menggunakan martil.
Kasus ini diketahui usai mayat Kartini ditemukan dalam karung Jalan Akasia, Kelurahan Bukit Kapur, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Jumat (25/8/2023).
Baca Juga: Arawinda Bantah Jadi Orang Ketiga di Rumah Tangga Amanda Zahra, Akui Jadi Korban Fitnah
Saat ditemukan, posisinya dalam keadaan terbungkus karung goni yang hanya tampak bagian perut dan tangan.
Mayat tersebut kemudian langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi. Berdasarkan hasil autopsi, bagian dada dan tulang leher korban remuk sehingga menyebabkan kematian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar