Suara Sumatera - Pembina PSMS Medan Edy Rahmayadi menyampaikan pesan ke suporter. Edy berpesan agar suporter tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan tim.
Diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesian Baru (LIB) telah mengeluarkan surat larangan suporter tim tamu hadir di stadion yang menggelar pertandingan Liga 1 dan Liga 2.
Selain itu, penyalaan suar (flare) pada pertandingan akan menyebabkan tim tuan rumah dikenakan denda puluhan juta rupiah atau tergantung jumlah suar yang dinyalakan dalam pertandingan.
"Khusus kepada suporter, anda membakar flare, menghidupkan bunga api itu dendanya Rp 25 juta dan itu klub yang membayar," kata Edy kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Menurut Edy, tidak melakukan pelanggaran merupakan bentuk kecintaan suporter terhadap tim berjuluk Ayam Kinantan. Namun, kata Edy, jika melakukan pelanggaran berarti orang itu tidak menyayangi timnya.
"Kalau kelakukan pelanggaran berarti kalian tak sayang sama tim ini," ucapnya.
Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia Arifuddin Maulana mengingatkan betapa ketanya regulasi PSSI dan PT LIB musim ini. Oleh karena itu, dirinya berharap suporter dapat bekerjasama dengan baik.
"Kita berharap kerja samanya. Olahraga sepakbola ini bukan hanya tentang menang dan kalah. Kita semuanya ingin menang, tapi jangan karena kekalahan kita merugikan tim," cetusnya.
Dirinya juga meminta agar suporter belajar dari beberapa tragedi yang ada di Indonesia, terutama dari tragedi Kanjuruhan. Tindakan yang dilakukan suporter jangan sampai merugikan suporter dan tim yang didukung.
Baca Juga: Dari Sule Hingga Ari Wibowo, Simak 8 Artis Pria yang Dapat Hak Asuh Anak Usai Bercerai
"Kita harus dipiikirkan dulu sebelum bertindak, jangan sampai merugikan tim. Karena sekarang peraturannya ketat. Away (pertandingan tandang) tidak boleh penonton itu datang menggunakan atribut suporter," cetusnya.
"Jika menggunakan atribut atau nyanyi, tim itu didenda Rp 25 juta. Yang membayar itu tim. Tolong disiasati benar," katanya.
Berita Terkait
-
Profil Shokhnazar Norbekov, Pemain Asal Uzbekistan yang Merapat ke Sada Sumut FC
-
Jelang Lawan Sada Sumut FC, Pelatih PSMS Medan: Ini Laga Berat
-
Siap Arungi Liga 2, PSMS Medan Optimistis Promosi ke Liga 1 Musim Depan
-
Joko Susilo Ditunjuk Jadi Kapten PSMS Medan, Pelatih Ungkap Alasannya
-
Daftar 30 Pemain PSMS Medan di Liga 2 2023-2024, Ada Kim Jin Sung
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Heboh Mobil Dinas Gubernur Kaltim di Tengah Efisiensi, Prabowo: Kita Selidiki Semua
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus, Persija Siap Kejar Persib di Sisa Musim
-
Konflik di Timur Tengah, Sekjen PBB: Perang Sudah di Luar Kendali
-
Gubernur Khofifah Lantik 128 Kepala Sekolah, Tekankan Cetak SDM Unggul Jawa Timur
-
Kapan Waktu yang Tepat untuk Peeling Wajah? Ini 3 Produk yang Aman buat Pemula
-
Arus Mudik Naik dan Kecelakaan Turun 16 Persen, Pemerintah Minta Pemudik Balik Lebih Awal
-
Dari Alicia Keys Hingga God of War: Ini Teknologi Audio Immersive yang Digunakan Para Maestro
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Belum Setahun Debut, AHOF Disebut Siap Perpanjang Kontrak hingga 7 Tahun
-
Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI