Suara Sumatera - Saat berkunjung ke suatu daerah, tidak lengkap rasanya jika pulang tanpa membawa oleh-oleh untuk keluarga. Pasalnya, setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khasnya masing-masing, baik makanan maupun minuman.
Seperti Kota Medan, salah satunya terkenal dengan bika ambon. Namun, masih banyak lagi oleh-oleh khas Medan yang bisa dipilih. Berikut daftar oleh-oleh khas Medan yang populer dan bisa dibawa pulang:
- Pancake Durian
Buah durian selalu diburu bagi yang berkunjung ke Medan. Rasanya yang legit dan lembut. Durian sendiri bisa dijadikan oleh-oleh khas medan, yaitu pancake durian.
Pancake durian berbalut kulit adonan berwarna kuning dan kuning yang di dalamnya terdapat potongan buah durian. Saat digigit, pancake durian akan lumer di mulut. Rasanya manis, lezat, ditambah aroma durian yang khas, pastilah sangat nikmat disantap.
- Bika Ambon
Bika Ambon merupakan kue tradisional yang rasanya lezat, manis dan gurih. Meski membawa nama Ambon, namun kue ini merupakan kuliner khas Medan. Bika Ambon mirip seperti bolu, namun dengan tekstur kenyal, berkilau dan berwarna kuning. Terdapat rongga-rongga kecil di dalamnya.
Bika Ambon menjadi favorit bukan hanya pelancong tapi juga sangat disukai warga Medan. Ada beberapa merk terkenal, yakni Bika Ambon Zulaikha, Bika Ambon Ahun, Bika Ambon Hajjah Lia, Bika Ambon Rika dan lainnya.
Baca Juga: Soroti Foto Lawas Penari Bali 1925, Netizen Puji Keanggunannya
Bolu Meranti merupakan bolu gulung yang begitu enak, lezat, dan lembut. Tak heran jika banyak orang mengantre untuk membelinya.
Ada berbagai varian kue bolu gulung mulai dari cokelat, keju, strawberry, dan lainnya. Bolu Meranti ini sudah eksis sejak tahun 2000-an.
Awalnya bolu gulung ini dijual di Jalan Meranti Medan. Lantaran peminatnya cukup tinggi, akhirnya pembuat kue ini mengambil nama Jalan Meranti untuk Bolu Meranti.
- Kacang Sihobuk
Kacang Sihobuk juga menjadi oleh-oleh khas Medan. Sebenarnya makanan ringan ini berasal dari Desa Sihobuk, Tarutung, Tapanuli Utara.
Namun karena di Medan juga tersedia, banyak orang membeli Kacang Sihobuk untuk dibawa pulang menjadi oleh-oleh.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Oleh-oleh Khas Medan yang Mesti Ditenteng Saat Pulang: Ada Bika Ambon, Lapis Legit hingga Kain Ulos
-
9 Toko Oleh-oleh di Kota Makassar Terlaris dan Lengkap, Wisatawan Mesti Mampir!
-
Murah Meriah dan Banyak Digemari, Ini 3 Oleh-oleh Khas Kaltim
-
Rekomendasi Oleh-Oleh Khas Pontianak yang Wajib Dicoba
-
6 Produk Oleh-oleh Khas Kota Makassar, Buah Tangan Wisatawan Sejak Zaman Dulu
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan