Suara Sumatera - Seorang wanita asal Medan, Sumatera Utara (Sumut), menjadi korban penculikan saat sedang liburan di Malaysia. Korban berusia 33 tahun ini diculik oleh tiga orang pria saat berada di kawasan Paya Terubong, pinggiran kota George Town, Penang.
Selama diculik, korban mengalami penyiksaan, yakni tangan dan kaki diikat, dirantai, badannya disundut rokok, dipukuli dan ditusuk dengan jarum.
Kepala polisi negara bagian Datuk Khaw Kok Chin menjelaskan korban diculik selama 10 hari oleh para pelaku sejak tanggal 7 September 2023. Saat kejadian korban bersama 3 orang teman wanitanya. Namun, para pelaku membebaskan tekan korban.
Polisi yang menerima informasi ini kemudian melakukan penyelidikan dan langkah operasi penyelamatan terhadap korban. Datuk Khaw Kok Chin mengatakan korban akhirnya diselamatkan dari sebuah rumah di Shah Alam setelah suaminya melapor ke polisi.
"Para tersangka telah menyekap korban di beberapa lokasi untuk menyulitkan polisi melacaknya," katanya seperti dilansir dari New Straits Times, Minggu (23/9/2023).
Adapun lokasi korban disekap yakni selama tiga hari di Butterworth, empat hari di Puchong dan tiga hari di Shah Alam. Selama operasi penyelamatan, Datuk Khaw Kok Chin menjelaskan, polisi juga menemukan seorang pria asing berusia 27 tahun yang diculik untuk kasus yang tidak terkait.
Saat ditemukan korban (wanita asal Medan) berada dalam kondisi lemah akibat luka-luka yang dideritanya. Namun, ia masih diberi makan oleh para penculiknya.
"Korban,memiliki bisnis online, saat ini dirawat di rumah sakit dan dilaporkan dalam kondisi stabil," tambahnya.
Lebih lanjut, Khaw mengatakan bahwa korban diculik pada tanggal 7 September, tapi suaminya yang berusia 47 tahun baru melapor pada tanggal 15 September.
Baca Juga: Laga Kandang PSMS Medan vs Persiraja, Ayam Kinantan Targetkan Tiga Poin
Para tersangka meminta korban untuk menghubungi suaminya di Indonesia untuk melunasi hutang bisnis sebesar RM 540.000.
Khaw mengungkapkan suaminya melakukan dua kali transaksi dengan total RM50.750 pada tanggal 12 September dan 13 September kepada dalang kelompok tersebut.
"Namun, para tersangka masih belum membebaskan istrinya, sehingga sang suami datang ke Kuala Lumpur pada tanggal 15 September untuk mengajukan laporan polisi," ucapnya.
Setelah menerima laporan tersebut, polisi melakukan operasi Op Scorpion Rantai Penang untuk mencari korban.
14 Tersangka Ditangkap, Otak Pelaku Mitra Bisnis
Khaw menambahkan bahwa sebagai hasil dari operasi tersebut, polisi menangkap 14 tersangka, termasuk dua pria asing, di beberapa lokasi di Selangor, Perak dan Kuala Lumpur.
Berita Terkait
-
Mantan Selingkuhan Ibu yang Bawa Kabur Pelajar SMP di Tebing Tinggi Ditangkap, Ini Tampangnya
-
Viral Isu Penculikan Anak di Samosir, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Pelajar SMP di Tebing Tinggi Dilarikan Mantan Selingkuhan Ibunya, Polisi Masih Mencari Pelaku
-
Pemuda Aceh Tewas Disiksa Prajurit, Panglima Yudo: TNI Masih Banyak yang Baik, Jangan Digebyah-uyah
-
Polisi Diduga Tidak Transparan di Kasus Kematian Dul Kosim, ISESS: Upaya Tutupi Pelanggaran Anggota Terstruktur
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti
-
BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial
-
Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon
-
Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan
-
KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Askrindo Pertajam Strategi Pertumbuhan, Fokus Diversifikasi Produk hingga Digitalisasi
-
Optimalkan Pelayanan Publik, Mendagri: Pentingnya Penguatan Kapasitas & Dukungan Bagi Kepala Daerah
-
Nyaris Beredar! Polisi Gagalkan Distribusi 784 Ribu Butir Obat Keras Ilegal di Bandung
-
Semakin Praktis, Pembayaran Transportasi Umum Kini Cukup Tempel HP