Jika Anda masih terjebak di dalam rumah saat gempa terjadi, maka apabila memungkinkan dalam beberapa detik sebelum guncangan gempa semakin hebat, segeralah menjauh dari kaca, benda gantung, rak buku, lemari, maupun furnitur besar lainnya yang bisa saja jatuh. Menjauhlah dari sana dan lari menuju tempat yang tidak banyak benda menempel atau menggantung.
5. Perlindungan gempa saat di apartemen
Jika Anda terjebak di dalam apartemen atau gedung tinggi, usahakan tetap tenang. Coba untuk menarik perhatian petugas pencarian dengan cara mengetuk-ngetuk bagian struktur yang keras atau benda logam.
Cara ini dinilai dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan pertolongan sehingga bisa diselamatkan dan menuju tempat berlindung yang lebih aman.
6. Perlindungan gempa saat di tempat ramai
Usahakan saat di tempat ramai, Anda jangan terburu-buru menuju pintu keluar. Kerena biasanya orang lain juga akan berpikiran demikian, sehingga malah berebut dan berdesakan di depan pintu keluar. Bukannya bisa keluar, justru Anda akan terjebak di sana.
7. Perlindungan gempa saat di luar ruangan
Saat gempa terjadi dan Anda di luar ruangan, maka usahakan untuk menjauh dari gedung, kabel listrik, pohon, lubang pembuangan, maupun saluran bahan bakar dan gas. Usahakan Anda mencari tempat lapang untuk berlindung agar tidak tertimpa reruntuhan ataupun pohon tumbang.
8. Perlindungan gempa saat berkendara
Baca Juga: Bikin Haru, Maman Abdurrahman Ungkap Hasratnya Sebelum Pensiun: Ingin Main Bareng Anaknya
Saat gempa dan Anda sedang mengemudi maka jauhilah persimpangan, kemudian pinggirkan kendaraan Anda di sisi kiri bahu jalan dan berhentilah. Ikuti instruksi atau arahan dari petugas berwenang dengan cara memerhatikan lingkungan sekitar atau melalui alat komunikasi lainnya.
Berita Terkait
-
Minggu Malam, Sumur Banten Diguncang Gempa M 3,7
-
Waspada Gempa Susulan di Sukabumi, BMKG Minta Warga Berhati-hati
-
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sukabumi, BMKG Sampaikan Informasi Terbaru
-
BREAKING NEWS! Gempa Berkekuatan 5,4 Guncang Sukabumi, Getaran Terasa Sampai Jakarta!
-
Mitigasi, BMKG Pasang Alat Deteksi Tsunami di Kepulauan Maluku
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya
-
Acer Day 2026 Bawa Swift Air 14 AI, Laptop AI Tipis dengan Performa Intel Core Ultra
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
7 Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof agar Tidak Menyumbat Pori
-
Mata Langit Satelit Lampung-1: Ambisi Gubernur Mirza Bawa Lampung ke Era Angkasa Tanpa APBD
-
Skenario Lolos Timnas Indonesia: Tak Ada Pilihan Selain Menang atas Singapura