Suara Sumatera - Pengacara kondang Hotman Paris memberikan pendapat mengenai kasus kopi sianida yang menjerat terpidana Jessica Wongso.
Kasus kopi sianida kembali hangat dibicarakan di media sosial setelah ditayangkannya film dokumenter mengenai kasus itu yang berjudul "Ice Cold" di Netflix.
Banyak netizen menganggap Jessica Wongso tidak pantas dihukum 20 tahun karena tidak cukup bukti untuk menjeratnya.
Senada dengan pendapat publik, Hotman Paris menganggap bukti dalam kasus kopi sianida tidak ada sehingga Jessica Wongso tak seharusnya dihukum.
Namun karena kasus ini sudah sampai tahap peninjauan kembali, maka menurut Hotman tinggal satu cara agar Jessica Wongso bisa bebas.
"Caranya adalah kalau memang pimpinan negeri ini sependapat dengan saya, jangan hukum orang yang belum pasti bersalah atau terbukti bersalah," ujar Hotman Paris dalam unggahannya, Selasa (3/10/2023).
Satu-satunya cara yang bisa membebaskan Jessica Wongso adalah lewat grasi atau pengampunan dari Presiden RI terhadap seorang terpidana.
"Cara satu-satunya adalah pastikan dulu bakal diampuni. Minta Jessica mengajukan grasi ke presiden," kata Hotman Paris.
Dengan catatan, kata Hotman Paris, pihak Jessica Wongso harus memastikan akan mendapat pengampunan dari Presiden sebelum mengajukan grasi. Sebab, pengajuan grasi ini juga sama sifatnya dengan seseorang mengakui perbuatannya.
Baca Juga: Kronologi Kebakaran Gudang Rongsok, Kapolresta Solo: Banyak Barang Mudah Terbakar
"Tapi, tentu dengan catatan di belakang layar sudah ada komitmen akan dikabulkan grasinya tersebut. Karena apa? Grasi artinya mengakui perbuatan," tutur Hotman Paris.
Bila belum pasti mendapat pengampunan dan grasi ditolak, Hotman Paris mengatakan langkah ini bisa menimbulkan masalah baru bagi Jessica Wongso.
Sementara, tak mungkin Jessica Wongso menempuh langkah hukum lainnya karena vonisnya sudah mencapai putusan tertinggi yang tak bisa diubah.
"Kalau sampai Jessica permohonan grasinya ditolak, maka makin blunder bagi Jessica. Tapi, satu-satunya jalan yang bisa membebaskan dia secara hukum hanya itu. Karena tidak ada lagi PK di atas PK," ujar Hotman.
Berita Terkait
-
Ibu Jessica Wongso Ngaku Sayang Sama Mirna Salihin: Mereka Anak Baik
-
Siskaeee Merasa Senasib dengan Jessica Wongso: Can Relate...
-
Imelda Sebut Kematian Mirna Salihin Buntut Keteledoran Suami, Bukan karena Jessica Wongso
-
Profil Imelda Wongso: Ibu Jessica Wongso Bongkar Keteledoran Suami Mirna di Kasus Kopi Sianida
-
Sempat Cicipi Kopi Sianida Milik Mirna, Hanie Boon Panik dan Diresepi Dokter Obat Pencahar
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat
-
Kick Off Pembangunan Kantor Imigrasi, Upaya Imigrasi Sumut Dekatkan Layanan Publik
-
4 Color Correcting Sunscreen SPF 50 Atasi Redness & Dark Spot saat Outdoor!
-
Mobil Keluarga 7 Seater Murah Paling Nyaman Apa Saja? Ini Opsinya, Anti Mabuk Darat!
-
Daftar Zodiak yang Dikenal Paling Red Flag dalam Percintaan, Kamu Termasuk?
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara
-
IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar
-
Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026
-
Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun